Wartawan Israel menuntut agar prajurit yang melarikan diri dari tempat kejadian serangan truk dipecat

1532

Satu hari setelah serangan truk terhadap tentara Israel di Yerusalem, seorang jurnalis menyerukan semua personil militer yang melarikan diri dari tempat kejadian diberhentikan dari militer, kantor berita Safa melaporkan pada hari Senin.

Empat tentara Israel tewas dan 15 luka-luka ketika sebuah truk yang dikemudikan oleh warga Palestina melaju ke kerumunan personil militer Israel. Sekitar 300 tentara bersenjata dengan senapan M16 melarikan diri dari tempat kejadian.

Berbicara langsung di TV Israel, wartawan Kalman Liebskind mengkritik tentara yang lari tanpa mentargetkan tembakan ke sopir truk. Dia menggambarkan pemandangan sekitar 300 tentara melarikan diri tanpa mengambil tindakan terhadap penyerang sebagai “adegan yang paling memalukan bagi tentara Israel sejak didirikan.” Para petugas dan tentara yang terlibat “harus dipecat,” tambahnya.

Middle East Monitor

Berikan Tanggapan Anda...

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY