Wakil PM Turki : Video Daesh tentang eksekusi terhadap tentara Turki palsu

2520

Numan Kurtulmus mengatakan mereka yang berbagi video yang dimaksudkan untuk menunjukkan adegan pembunuhan terhadap pasukan Turki ‘tidak bertanggung jawab’.

Wakil Perdana Menteri Turki, Selasa, menjelaskan video Daesh yang menunjukkan tentara Turki di Suriah dibunuh adalah video “tipuan” dan mengkritik orang-orang yang berbagi rekaman tersebut di media sosial.

“Beberapa teman kami di sektor media harus memperhatikan langkah mereka,” kata Numan Kurtulmus kepada wartawan di Ankara, menambahkan: “Media sosial bukan merupakan platform untuk membuat siaran yang tidak bertanggung jawab. Turki sedang berperang dengan Daesh.”

Dia menambahkan: “Mencoba untuk mengacaukan Turki dengan menyebarkan propaganda melalui berbagi rekaman ‘tipuan’ adalah sebuah tindakan tidak patriotik.”

Kurtulmus mengatakan tidak ada informasi yang dapat diverifikasi dari Staf Umum Turki atau Departemen Pertahanan tentang video tersebut.

“Jika kami telah memverifikasi informasi, kami akan berbagi dengan masyarakat. Kelompok teroris ini adalah kelompok rendah paling licik di dunia. Mereka mencoba untuk menteror pikiran orang dengan ketakutan,” tambahnya.

Pekan lalu Daesh merilis sebuah video yang dimaksudkan untuk menunjukkan dua tentara Turki yang ditangkap dan dibakar hidup-hidup.

Al-Bab adalah bagian dari ‘keamanan nasional’ Turki

Ketika ditanya tentang klaim Daesh yang mengarahkan pasukannya menuju kota Al-Bab Suriah dari Mosul, Kurtulmus menolak klaim tersebut.

“Ini bukan klaim yang logis,” kata Kurtulmus. “Di Mosul, operasi belum selesai karena Daesh mampu memberikan perlawanan,” tambahnya.

Wakil Perdana Menteri menambahkan bahwa klaim tersebut “palsu dan tidak konsisten” karena tidak mungki personil Daesh meninggalkan Mosul, dan menggambarkan operasi Al-Bab sebagai “bagian dari keamanan nasional Turki.”

Operasi Euphrates Sheield dimulai pada akhir Agustus untuk membersihkan wilayah perbatasan utara Suriah dari teroris. Hari Selasa menandai hari ke 126 operasi.

Sejak awal operasi, lebih dari 1.000 teroris Daesh “dinetralkan”, menurut briefing sebelumnya oleh Menteri Pertahanan Turki.

Militer Turki biasanya menggunakan istilah “dinetralkan” untuk merujuk pada tewas, terluka atau penagkapan terhadap teroris.

Anadolu Agencyy

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY