Shehab al Din Abu Bakar, seorang guru di Aleppo Suriah
Meskipun dia punya kesempatan untuk pergi ke Turki, dia dan keluarganya memilih bertahan di Aleppo.

“Aku tidak pernah bisa meninggalkan rumah. Ini adalah bagian dari diriku. Meskipun dengan semua bom barel dan tembakan, kami bahagia. Kami bebas.
Selama kami masih hidup kami akan tinggal di sini. Kami putra tanah air ini dan kami akan mati di sini.”

“Saya meminta kepada Allah untuk memberikan saya ke-syahid-an. Meskipun kamu berkehendak, Bashar, kami akan mendapatkan kebebasan kami.”

Atas segala kesabaran dan keteguhan mereka, semoga Allah memasukkan mereka ke dalam ” sepertiga golongan yang mati terbunuh sebagai syahid yang paling utama di sisi Allah; atau sepertiga lagi yang diberi kemenangan dengan tidak terkena bencana sedikit pun.”

Berikan Tanggapan Anda...

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY