Turki siap melancarkan operasi militer di empat wilayah Suriah

175

Angkatan Bersenjata Turki mempertahankan kekuatan 25.000 personil militer yang siap untuk operasi yang akan diluncurkan di Tell Abyad, Manbij, Afrin and Tall Rifaat.

Angkatan Bersenjata Turki (TAF) terus mencermati daerah-daerah yang diduduki oleh organisasi-organisasi teroris Partai Uni Demokratik afiliasi PKK yang didukung Amerika Serikat, seperti Tall Abyad, Manbij, Afrin dan Tall Rifaat. Keempat wilayah ini mendapat perhatian karena menjadi tempat peluncuran rudal dan serangan howitzer yang mentargetkan wilayah sipil, dan usaha infiltrasi organisasi teroris tersebut.

Semua kemungkinan dievaluasi untuk membersihkan wilayah dari PYD- PKK, yang sejak tahun 2014 memiliki pengaruh yang lebih besar dengan dukungan A.S. Fakta bahwa organisasi teroris telah meningkatkan arus pengungsi dan ancaman teroris melalui perbatasan dengan rudal dan serangan howitzer, yang menargetkan wilayah yang telah dibebaskan dengan Operasi Euphrates Shield, mengungkapkan tingkat ancaman terhadap Turki. Turki akan segera mengambil tindakan permanen di perbatasan dimana menjadi rute PKK untuk mengirim obat-obatan dan senjata. Tall Rifaat, Manbij dan Tall Abyad, dengan populasi yang terdiri dari orang Arab dan Turkmen, adalah daerah utama yang akan dibersihkan dari terorisme oleh Turki dalam waktu dekat.

25.000 pasukan telah bersiaga

Pasukan dengan kekuatan 25.000 personil telah bersiaga untuk kemungkinan operasi yang akan diluncurkan terhadap organisasi teroris di daerah yang dibebaskan oleh Operasi Euphrates Shield. Sekitar 15.000-17.000 Tentara Pembebas Suriah (FSA) di Suriah, dan 8.000 tentara dari Angkatan Darat Turki sedang menunggu perintah. Kamp pelatihan telah didirikan untuk FSA, setelah upaya stabilitas keamanan di daerah yang dibebaskan dengan Operasi Euphrates Shield yang dimulai pada 25 Agustus.

Lebih dari 7.000 tentara FSA telah dilatih dalam tatanan militer dan konflik. Dibandingkan tahun 2016, kekuatan tempur FSA telah meningkat hingga 50 persen dengan jumlah rekruitmen baru. Markas tentara Turki telah diperkuat dengan senjata dan kendaraan lapis baja yang telah dikirim ke wilayah tersebut dalam tiga hari terakhir. Semua aktivitas organisasi teroris di bawah pengawasan, dengan kendaraan udara tak berawak dari Angkatan Bersenjata Turki, melawan ancaman PKK / PYD yang baru-baru ini meningkat di Manbij, Afrin dan Tall Rifaat.

PERNYATAAN ERDOĞAN: Sebuah peringatan yang serius

“Kami bertekad untuk memperpanjang belati yang kami tusukkan dengan Operasi Euphrates Shield ke jantung teroris di Suriah, melalui gerakan baru. Segera, kita akan melakukan langkah baru dan penting mengenai masalah ini. Sangat jelas bahwa masalah di Suriah telah menumpahkan banyak hal melampaui batas hanya untuk pertarungan melawan organisasi teroris. Tidak ada yang bisa menjelaskan fakta bahwa jumlah kematian warga sipil di Suriah adalah 50-100 kali lebih besar dari jumlah teroris yang dinetralisir. ”

“Adalah tugas bersama umat manusia untuk menghentikan pembantaian di Suriah. Kami telah melakukan dan akan terus melakukan tugas kami. Kami lebih memilih untuk membayar harga untuk menggagalkan plot yang melawan masa depan dan kemerdekaan kami di Suriah dan Irak selain di dalam wilayah kami. Kami tidak memiliki hak untuk menutup telinga dari teriakan orang-orang yang tertindas, yang tidak berdosa dan saudara-saudara kami tinggal di sana. Mereka yang mempertanyakan tentang tiga juta orang Suriah yang tinggal di Turki pertama-tama harus memikirkan bencana yang harus kita hadapi seandainya situasi yang sama menimpa kita. ” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan pada hari Sabtu. Sumber dari wilayah tersebut mengatakan bahwa pernyataan ini, yang mengindikasikan perpanjangan Operasi Euphrates Shield, bisa menjadi tonggak sejarah, dan operasi komprehensif dapat diluncurkan melawan ancaman di wilayah yang dikuasai oleh organisasi teroris tersebut.

Yeni Safak

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY