Turki siap bergabung bersama negara-negara Muslim bersatu melawan JASTA

10438

Menteri Pembangunan Turki, Lutfi Alwan mengatakan pada hari Kamis selama kunjungannya ke Kamar Dagang dan Industri Jeddah bahwa Turki mencela adopsi atas Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA) oleh Kongres AS, dan atas ditolaknya veto Presiden Barack Obama.

Dia menambahkan bahwa mereka siap untuk bergabung bersama negara-negara Muslim lainnya jika mereka mengeluarkan pernyataan bersatu melawan JASTA setelah pertemuan menteri luar negeri yang diharapkan akan diselenggarakan pada akhir bulan ini.

Dia menjelaskan bahwa tindakan beberapa teroris tidak dapat disematkan pada satu negara dan mencatat bahwa ini bertentangan dengan hukum internasional tentang kedaulatan dan tidak akan diterima.

“Jika kita berasumsi bahwa beberapa warga Eropa atau US yang melakukan suatu aksi teroris akankah kita kemudian menyalahkan negara-negara mereka? Itu adalah sesuatu yang tidak bisa diterima akal sehat ! ”

Alwan meminta Kerajaan Saudi untuk mengambil tindakan terhadap warga Turki, yang, menurut informasi yang diterima oleh Turki, adalah pendukung Gulen dan berbasis di kota-kota tertentu di KSA seperti Riyadh, Jeddah, Makkah dan Madinah.

Menteri dan delegasi yang menyertainya mengikuti sejumlah pertemuan tingkat menteri di Riyadh. Selama kunjungan mereka delegasi bertujuan untuk meningkatkan kerjasama investasi antara kedua negara. “Kami di sini untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara,” katanya.

“Kami telah menyelesaikan sejumlah pertemuan dengan dua kementerian di Riyadh dan kami telah bertemu dengan pengusaha di Riyadh. Tidak diragukan lagi bahwa tujuan lain dari kunjungan ini, selain dari kerja sama ekonomi, adalah menemukan cara untuk meningkatkan kerja sama di setiap sektor, “tambahnya.

“Saya menyebutkan bahwa hubungan politik antara kedua negara sangat baik dan pemerintah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan kerjasama ekonomi. Oleh karena selanjutnya ada di tangan pengusaha untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama ekonomi, “katanya.

“Kerja sama ini tidak terbatas pada investasi tetapi meluas ke berbagai sektor. Kami memiliki keahlian dalam kapasitas yang berbeda dan kami ingin membuka pabrik patungan di sektor kesehatan, petrokimia karena kita memiliki teknologi dan Arab Saudi memiliki bahan baku, dan pengusaha tertarik untuk menjalin kerjasama di semua sektor dan di semua tingkatan, “tambahnya .

Saudi Gazette

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY