Turki membekukan aset mantan Presiden Yaman dan pemimpin Houthi

2113
epa05231678 Yemen's former president and current Houthi military ally Ali Abdullah Saleh (L) delivers a speech during a rally commemorating the one year anniversary of the Saudi-led military campaign, Sana'a, Yemen, 26 March 2016. One year ago, the Saudi-led coalition launched a military campaign against the Houthi rebels and allied positions in Yemen, sparking a full-blown armed conflict. United Nations figures show more than 6000 people have been killed and more than 32,000 injured in Yemen's conflict since 26 March 2015 EPA/STR

Turki telah membekukan aset mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dan sejumlah pemimpin Syiah Houthi, sejalan dengan keputusan Dewan Keamanan PBB, kata pemerintah Turki pada Official Gazette hari Kamis.

Semua aset Saleh di bank Turki dan lembaga keuangan lainnya, termasuk brankas, dibekukan, keputusan ini ditandatangani oleh kabinet Turki.

Nama-nama lain dalam daftar pemilik aset yang dibekukan oleh pemerintah Turki diantaranya adalah komandan militer Houthi Abd al-Khaliq al-Houthi dan Abdullah Yahya al-Hakim, dan mantan Duta Besar Ahmed Ali Abdullah Saleh.

Saleh diduga mengumpulkan kekayaan sebanyak $ 60 miliar, setara dengan PDB tahunan Yaman, selama pemerintahannya yang panjang, dan berkolusi dalam pengambilalihan milisi pada 2014, peneliti PBB yang ditunjuk untuk Yaman melaporkan kepada Dewan Keamanan PBB.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY