Turki Berencana Mengevakuasi 500 warga sipil dari Ghouta Timur Suriah

57

Turki akan mengevakuasi sekitar 500 orang dari daerah Ghouta, pinggiran propinsi Damaskus yang dikepung, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu (24/12).

“Ada sekitar 500 orang, termasuk 170 anak-anak dan perempuan yang membutuhkan bantuan kemanusiaan segera,” kata Erdogan menjelang keberangkatannya dalam kunjungan resmi ke Sudan.

Dia mengatakan bahwa dia telah membahas masalah ini dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ankara bertujuan mengevakuasi orang-orang yang membutuhkan bantuan ke Turki untuk diberikan perawatan dan pertolongan.

Kepala staf Rusia dan Turki akan membahas langkah-langkah yang akan diambil dalam operasi yang juga akan melibatkan lembaga Bulan Sabit Merah Turki dan Organisasi khusus penanganan bencana dan darurat Turki , Afet ve Acil Durum Yönetimi Başkanlığı (AFAD), kata Erdogan.

Pada bulan November, penasihat kemanusiaan PBB untuk Suriah menyebut situasi di Ghouta Timur sebagai sebuah darurat kemanusiaan.

Pasukan rezim diktator Assad telah mengepung daerah Ghouta yang dikuasai oposisi Suriah sejak tahun 2013, yang berakibat terbatasnya akses makanan dan obat-obatan untuk sekitar 400.000 orang penduduk.

Ini adalah satu dari empat zona “de-eskalasi” yang disepakati pada bulan Mei dalam upaya untuk mengurangi pertempuran di beberapa bagian Suriah yang dilanda perang tersebut, namun rezim Assad masih terus melakukan pengeboman masif sejak pertengahan November.

TRTWorld

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY