Turki berencana mendirikan pangkalan penelitian pertama di Antartika

528

Ilmuwan Turki mempersiapkan diri untuk berangkat ke Antartika untuk membangun pangkalan penelitian pertama Turki.

ISTANBUL

Sekelompok ilmuwan Turki akan melakukan perjalanan ke Antartika dalam beberapa hari ke depan untuk mendirikan pangkalan penelitian ilmiah turki, kepala pusat penelitian kutub pertama Turki menyatakan kepada Anadolu Agency, Senin.

Tim akan melakukan studi pra-kelayakan untuk pangkalan, Burcu Ozsoy, direktur Istanbul Technical University Polar Research Center, atau dikenal dengan ITU PolReC, mengatakan.

Ozsoy mengatakan studi ilmiah sangat penting untuk mengumpulkan informasi tentang perubahan iklim.

Beberapa negara telah bekerja selama 70 tahun di bidang ilmu fisika, ilmu bumi dan ilmu hayati dan Turki juga memiliki potensi untuk bekerja dalam tiga disiplin ilmu tersebut, katanya.

“Ini akan menjadi saat yang sangat membanggakan ketika bendera Turki berkibar disana [di Antartika],” tambahnya.

Tahun lalu pada bulan April, pertama dalam sejarah, 14 orang tim peneliti Turki, termasuk dokter, ahli botani, ahli survei dan geologi, dan ahli kelautan dari tujuh universitas Turki pergi ke Antartika untuk misi ilmiah untuk mempelajari dampak dari perubahan iklim.

Antartika berfungsi sebagai tempat pelestarian ilmiah sejak Perjanjian Antartika ditandatangani di Washington pada tahun 1959, dimana Turki terlibat.

Benua Antartika dianggap sebagai yang paling dingin di bumi. Suhu terendah yang pernah tercatat pada tahun 1983 adalah minus 89 derajat Celsius (minus 128 Fahrenheit). Pada musim panas, suhu naik ke minus 15 derajat Celsius (5 Fahrenheit) atau minus 5 derajat Celcius (23 Fahrenheit).

Pusat penelitian kutub pertama Turki PolRec didirikan pada tahun 2015.

Misi pusat ini adalah untuk melakukan penelitian di Antartika dan mengembangkan visibilitas Turki dalam komunitas ilmiah internasional.

Anadolu Agency

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY