Tiga Ledakan mengguncang Damaskus membunuh puluhan milisi pro-rezim

979

Lebih dari 40 orang tewas pada hari Minggu oleh bom mobil dan bom bunuh diri yang mentargetkan milisi pro-rezim di area Sayyida Zeineb, selatan Damaskus.

Menurut sumber-sumber lokal, sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan yang dijaga oleh milisi Syiah yang setia kepada Bashar al-Assad di kota Sayyida Zeinab selatan ibukota.

Hampir segera setelah itu, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di antara sekelompok milisi yang berdiri di dekat pos pemeriksaan, kata sumber-sumber yang sama.

Kantor berita pro rezim Suriah SANA, mengatakan bahwa 45 orang tewas – dan 40 lainnya luka-luka – oleh ledakan ganda tersebut.

Sementara Syria Live Network (S.L.N.) melaporkan bahwa 45 tewas dan 110 terluka oleh bom mobil dan dua bom bunuh diri .

Serangan hari Minggu terjadi saat wakil dari rezim dan kelompok oposisi Suriah berkumpul di Jenewa untuk pembicaraan damai yang diprakarsai PBB.

Pengamat menilai, aparat intelijen Assad ada di belakang serangan bunuh diri ini untuk mengirim pesan ke dunia, terutama bagi mereka yanga ada di Jenewa bahwa saat ini Assad sedang memerangi terorisme.
Bagaimana bom mobil bisa meledak di jantung Damaskus sementara kota ini dikelilingi oleh pos-pos pemeriksaan Assad , bagaimana “teroris” bisa mengakses wilayah tersebut dengan mobil dimana sepeda pun tidak diijinkan masuk ?

 

Middle East Monitor/Orient News

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY