Tes DNA membuktikan pelaku pembom bunuh diri Istanbul memiliki keterkaitan dengan Daesh

1454
ISTIKLAL CADDESI'NDE MEYDANA GELEN PATLAMADA 2 KISI HAYATINI KAYBEDERKEN, 7 KISI DE YARALANDI. (ISMAIL COSKUN/ISTANBUL-IHA)

Tes DNA yang dilakukan setelah bom bunuh diri mematikan yang menewaskan empat warga sipil di Istiklal Street Istanbul pada hari Sabtu, membuktikan bahwa pembom memiliki hubungan dengan organisasi teroris Daesh.

Menteri Dalam Negeri Efkan Ala mengatakan dalam sebuah konferensi pers pada hari Minggu bahwa bukti menunjukkan pembom bunuh diri diidentifikasi sebagai Mehmet Öztürk, yang lahir pada tahun 1992 di provinsi tenggara Gaziantep.

Ala mengatakan bahwa tersangka diyakini memiliki hubungan dengan organisasi teroris Daesh. Namun, ia tidak masuk daftar pencarian oleh polisi atau unit Jendarmerie karena Öztürk tidak memiliki catatan kriminal.

Para pejabat keamanan sejauh ini menahan lima tersangka sehubungan dengan serangan itu, menteri menambahkan.

Dogan News Agency melaporkan Minggu bahwa sampel DNA yang diambil dari keluarga penyerang cocok dengan yang diambil dari tubuh pembom. Dengan demikian, pelaku pemboman diidentifikasi sebagai Öztürk.

Media sebelumnya melaporkan bahwa Öztürk, yang memiliki catatan pada data keamanan dan intelijen sebagai anggota Daesh, merupakan salah satu tersangka utama pengeboman.

Surat kabar Turki, Karar, sebelumnya melaporkan bahwa sinyal ponsel Öztürk terdeteksi selama penyelidikan yang diikuti insiden pengeboman dan unit polisi menggeledah tempat tinggal yang diyakini ditempati oleh tersangka di Gaziantep.

Öztürk dilaporkan tidak memiliki catatan kriminal sebelum pengeboman dan keluarganya telah mengajukan laporan tentang orang hilang ke polisi.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY