Tahap ke-2 Pembagian Bantuan Kemanusiaan Turki Untuk Gaza Dimulai

3266

Kementerian Urusan Sosial Palestina pada hari Kamis(28/07) mulai mendistribusikan tahap kedua bantuan kemanusiaan Turki untuk keluarga miskin di Jalur Gaza yang diblokade.

“Bantuan tersebut akan ditransfer ke beberapa LSM yang berbasis di Gaza, yang pada gilirannya, bantuan akan didistribusikan ke lebih dari 30.000 keluarga Gaza-Palestina,” kata wakil kementerian Youssef Ibrahim kepada media Turki Anadolu Agency.

Tahap pertama dari distribusi bantuan telah memberikan manfaat kepada sekitar 11.000 keluarga kurang mampu di jalur Gaza, kata Youssef sembari menambahkan bahwa tahap ketiga akan diselenggarakan pada minggu mendatang.

Sejak tahun 2007, Jalur Gaza telah banyak menderita di bawah blokade yang dilakukan oleh zionis Yahudi-Mesir. Blokade di daerah kantong pantai ini telah merampas kebebasan sekitar 1,9 juta penduduknya dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok, termasuk makanan, bahan bakar dan obat-obatan.

Pada tanggal 3 Juli lalu, sebuah kapal bantuan Turki yang berlabuh di pelabuhan ‘Israel’ di kota Ashdod membawa 11.000 ton bantuan kemanusiaan ditujukan untuk Gaza.

Masuknya bantuan Turki ke Gaza datang dalam konteks kesepakatan yang ditandatangani bulan lalu antara Ankara dan Tel Aviv.

Menurut Perdana Menteri Turki Binali Yildirim, Tel Aviv telah memenuhi seluruh prasyarat Ankara untuk normalisasi hubungan, yang terputus pada tahun 2010 setelah pasukan komando ‘Israel’ menyerbu kapal bantuan Turki menuju Gaza. Serangan itu menyebabkan kematian sembilan aktivis Turki dan melukai 30 lainnya, satu di antaranya meninggal hampir empat tahun kemudian karena luka yang tak bisa disembuhkan.

Pada saat itu, Turki telah menuntut ‘Israel’ untuk meminta maaf secara resmi atas serangan itu, memberikan kompensasi kepada keluarga dari korban yang tewas, dan mencabut blokade berkepanjangan atas Jalur Gaza.

Pada tahun 2013, Perdana Menteri pemerintah ilegal ‘Israel’,Benjamin Netanyahu, menyuarakan penyesalannya kepada Recep Tayyip Erdogan atas insiden tersebut.

Menurut ketentuan dari perjanjian bulan lalu, kedua negara akan mengadakan pertukaran duta besar dan Israel akan membayar $ 20 juta sebagai ganti rugi kepada keluarga dari korban serangan armada tahun 2010 itu.

‘Israel’ juga telah menyetujui permintaan Turki untuk mempertahankan berlangsungnya distribusi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza yang diblokade.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY