Setelah wanita diizinkan mengemudi, bioskop akan dibuka kembali di Arab Saudi

325

Beberapa hari setelah keputusan penting Kerajaan yang memberi izin kepada perempuan untuk mengemudi, spekulasi telah meningkat tentang kemungkinan pembukaan gedung bioskop di KSA, demikian dilaporkan oleh media Arab Saudi, Saudi Gazette pada hari Senin.

Fahd al Tamimi, mantan ketua Komite Bioskop Saudi, mengharapkan agar bioskop dibuka sebelum akhir 2017.

 

Dia menekankan bahwa tidak ada undang-undang Kementerian Kebudayaan dan Informasi yang melarang gedung bioskop.

Ketua Umum Otoritas Hiburan (GEA) Ahmed al Khateeb mengatakan kepada Reuters pada bulan April bahwa bioskop akan segera dibuka di Arab Saudi, namun ini akan dilaksanakan sesuai dengan tindakan resmi yang diadopsi oleh KSA saat menjalankan proyek pembangunan.

“Langkah-langkah ini berdasarkan semua tuntutan, terutama keinginan masyarakat yang akan mendapat keuntungan dari proyek-proyek ini, sebagai pertimbangan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa pendekatan GEA didasarkan pada memungkinkan sektor swasta memperbaiki hiburan dengan cara yang selaras dengan nilai-nilai Saudi yang berdasarkan pada ajaran Islam yang toleran.

KSA memiliki beberapa bioskop di tahun 1970an yang saat ini masih dilarang. Tapi konser sudah mulai digelar tahun ini.

 

Pemerintah telah menjanjikan perubahan budaya dengan serangkaian reformasi Vision 2030.

Pemerintah telah menugaskan Boston Consulting Group untuk mengidentifikasi tempat-tempat seperti taman dan teater agar dapat dikembangkan melalui kerjasama dana pemerintah dan investasi sektor swasta.

Khateeb melanjutkan dengan mengatakan bahwa kegiatan GEA telah menciptakan 20.000 lapangan pekerjaan sejauh ini dalam waktu hanya tujuh bulan, dan dapat melampaui target yang ditetapkan tahun lalu di Vision 2030. Dia memprediksi pangsa belanja Saudi untuk hiburan akan meningkat tiga sampai 8% atau 9% oleh Vision 2030.

Proyek hiburan paling ambisius KSA sampai saat ini adalah kota hiburan raksasa yang direncanakan dibangun di luar ibukota Riyadh, yang bertujuan untuk menarik pengunjung regional dengan resor, lapangan golf, trek balap mobil dan taman bertema Six Flags.

“Awal kami sangat menggembirakan. Setiap tiket acara terjual habis, “kata Khateeb.

Dia mencatat bahwa lebih dari 10.000 orang menghadiri Comic-Con, sebuah konvensi buku komik yang diadakan di Jeddah pada bulan Februari. “Permintaannya sangat besar. Dan itu normal – demografis penduduk muda di Arab Saudi sangat besar dan kita memiliki pendapatan disposable lebih tinggi daripada negara lain.”

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY