Serangan Udara Turki Membunuh Puluhan Pasukan Pro Teroris Assad di Suriah Utara

263

Pesawat tempur Turki menyerang pasukan rezim Assad di wilayah barat laut Afrin di Suriah pada hari Sabtu (03/03), menewaskan sedikitnya 36 orang, karena serangan Turki di wilayah yang dikuasai YPG/PKK meningkat, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia Suriah.

Pasukan rezim Assad memasuki Afrin pekan lalu untuk mendukung milisi YPG (Yekîneyên Parastina Gel) .Observatorium tersebut mengatakan bahwa serangan udara yang menyerang sebuah kamp di Kafr Jina, menandai ketiga kalinya dalam 48 jam bahwa pesawat tempur Turki menyerang pasukan pro-Assad di Afrin.

Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces – SDF), sebuah aliansi milisi yang dipimpin teroris YPG, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan udara Turki telah menargetkan posisi yang dipegang oleh “kekuatan populer” tentara Assad dari pukul 5 pagi sampai pukul 10 pagi. Namun, sumber tersebut tidak mengatakan di mana tepatnya lokasi tersebut dan juga jumlah korban tewas.

Perdana Menteri Turki ,Binali Yildirim, mengatakan bahwa pasukan Turki telah merebut kota Rajo dari militan YPG. Observatorium mengatakan tentara Turki menguasai sekitar 70 persen kota, sekitar 25 km barat laut kota Afrin.

Pernyataan SDF mengatakan bahwa koalisi pasukan Turki dan faksi-faksi Suriah menyusup ke wilayah Rajo, di mana bentrokan terus berlanjut antara 2 pihak tersebut.

Turki memandang YPG sebagai perpanjangan Partai Pekerja Kurdistan (Partiya Karkerên Kurdistanê – PKK), yang telah terbukti melakukan pemberontakan selama tiga dekade di Turki dan dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa. YPG telah menjadi sekutu penting bagi Amerika Serikat dalam perang melawan Daesh.

Sementara itu, di dekat ibukota Suriah, pasukan pemerintah Assad menguasai hampir sepenuhnya kota Al-Shayfouniya di Ghouta Timur pada hari Sabtu (03/02), sebuah serangan ke dalam wilayah terakhir yang dipegang oposisi di dekat ibu kota Damaskus.

Juru bicara kelompok Jaish Al-Islam, mengatakan di Twitter bahwa pasukan pemerintah Assad telah melakukan upaya yang gagal untuk menyerang daerah terdekat, Al-Rayhan, namun tidak menyebutkan Al-Shayfouniya.

Seorang komandan dalam aliansi militer yang berjuang untuk mendukung teroris Assad mengatakan bahwa pertempuran sedang dilakukan di Al-Shayfouniya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Para aktivis dan tim rescue Suriah mengatakan setidaknya enam warga sipil terbunuh dalam pemboman Ghouta yang sedang berlangsung.

Jaringan TV pemerintahan Suriah melaporkan bahwa dua anak berhasil melarikan diri dari wilayah tersebut di bawah tembakan dari “pemberontak”, yang mengendalikan Ghouta Timur. Rezim Suriah dan pejabat Rusia menuduh pejuang oposisi menembaki sebuah koridor (jalur evakuasi) yang sedang bersiap untuk evakuasi, mencegah warga sipil untuk pergi meninggalkan Ghouta.

Koridor tersebut, yang diawaki oleh polisi militer Rusia dan pasukan rezim Assad, sejak hari Selasa (27/02) ditetapkan untuk dibuka selama lima jam setiap hari.

Arab News

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY