Serangan Teror di Bandara Atatürk Kota Istanbul Menyebabkan 28 Tewas dan 60 Cedera

10947

#PrayForIstanbul

Serangan teror beragam metargetkan bandara utama kota Istanbul,Atatürk Airport, pada hari Selasa (28/06), menyebabkan 28 orang tewas dan 60 lainnya luka-luka, kata sumber resmi Turki.

Pelacakan lebih lanjut menunjukkan bahwa terdapat 3 pelaku bom bunuh diri pada insiden tersebut. Pelaku melakukan serangan di 3 tempat yang berbeda di sudut bandara, laporan dari Gubernur Istanbul Vasip Şahin.

Seorang petugas kesehatan, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada media bahwa enam diantara korban terluka berada dalam kondisi kritis.

Ledakan terjadi di pintu masuk ke terminal internasional, terminal penerbangan domestik, dan area parkir.

Menteri Kehakiman Bekir Bozdağ mengatakan bahwa salah satu teroris menembaki orang dengan senapan otomatis AK-47 dan kemudian meledakkan dirinya.

Presiden bertemu dengan Perdana Menteri Binali Yıldırım dan Kepala Staf Jenderal Hulusi Akar di kompleks kepresidenan setelah menerima berita tentang ledakan di bandara Istanbul. Perdana Menteri Binali Yıldırım, wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmuş, Menteri Perhubungan Ahmet Arslan dan Menteri Keluarga dan Kebijakan Sosial Fatma Betül Sayan akan terbang ke Istanbul.

Menurut seorang petugas Turki yang berbicara kepada media Daily Sabah, aparat keamanan melepaskan tembakan terhadap tersangka di pintu masuk terminal internasional dalam upaya untuk menetralisir mereka.

Saksi mata mengatakan bahwa mereka melihat sekitar 30 ambulans memasuki bandara. , Petugas polisi termasuk diantara yang terluka, sedang dipindahkan ke Rumah Sakit Negara Bakırköy.

Perdana Menteri Binali Yıldırım telah memberi arahan kepada Menteri Dalam Negeri Efkan Ala dan Gubernur Istanbul Vasip Şahin dan telah memerintahkan untuk pembentukan tim penanggulangan krisis.

Sementara itu, pakar keamanan mengatakan bahwa ada kesamaan antara serangan bandara Istanbul dengan serangan baru-baru ini di bandara Brussels.

Tiga minggu lalu, 11 orang tewas dalam serangan di pusat kota Istanbul. Serangan yang diklaim oleh kelompok Kurdistan Freedom Falcons (TAK) yang berafiliasi dengan teroris PKK ini diikuti dengan serangan dua pembom bunuh diri yang menyerang di daerah padat turis di Istanbul tahun ini, yang dilakukan oleh teroris Daesh.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY