Rusia menggunakan pangkalan udara Iran untuk melancarkan serangan udara ke Suriah

1861

Jet Rusia untuk pertama kalinya menggunakan pangkalan udara Iran untuk melakukan serangan udara di Suriah yang dilanda perang.

Pesawat-pesawat tempur Rusia pada Selasa menggunakan sebuah pangkalan udara Iran untuk pertama kalinya sebagai bagian dari kampanye serangan udara di Suriah, media lokal melaporkan.

Mengutip Kementerian Pertahanan Rusia, media mengatakan pada hari Selasa bahwa jet tempur TU-22M3 dan SU-34 memulai penerbangan dari Pangkalan Udara Hamedan di Iran barat dan melancarkan serangan udara di Suriah.

Sebelum Hamedan Airbase, pasukan Rusia telah menggunakan Pangkalan Udara Khmeimim di Suriah atau wilayah teritori Rusia.

Menurut laporan media, perjanjian militer baru telah ditandatangani dengan Iran yang akan membuat Moskow mengurangi waktu penerbangan hingga 60 persen, yang berarti juga akan menghemat uang Kremlin dan meningkatkan efektifitas serangan udara.

Sejak September lalu, Rusia telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah pesisir Suriah, umumnya mengandalkan koridor udara Caspian Sea-Iran-Irak.

Pada 30 September, ketika kritik internasional tentang pengerahan militer Rusia di Suriah semakin meningkat, Moskow memulai operasi udara yang luas di Suriah, menyatakan bahwa tujuan mereka adalah memerangi terorisme.

Turki dan negara-negara Barat, menyatakan Rusia dengan sangat jelas lebih banyak mentargetkan serangan ke kelompok oposisi Suriah yang moderat daripada menyerang teroris.

Rusia saat ini mempertahankan Su-24s, Su-25s, dan Su-30s di pangkalan udara, yang dikendalikan oleh rezim Bashar al-Assad di Suriah, bersama dengan helikopter serang Mi-24 dan kendaraan udara tak berawak.

Anadolu Agency

 

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY