Rumah sakit kota Mersin yang menjadi bagian reformasi kesehatan di Turki diresmikan

550

Pemimpin Turki meresmikan ‘rumah sakit kota’ di Turki selatan, Jumat. Konsep rumah sakit modern, bagian dari reformasi kesehatan pemerintah, menawarkan beragam layanan kesehatan yang sebelumnya tidak tersedia.

Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Binali Yildirim secara resmi membuka sebuah rumah sakit kota di selatan kota Mersin, Jumat, dalam pembukaan resmi pertama untuk konsep rumah sakit baru yang diperkenalkan di Turki.

Sebuah kompleks rumah sakit modern, menyediakan lebih banyak akses ke beragam layanan kesehatan bagi masyarakat daripada rumah sakit umum biasa dan akan dioperasikan oleh sektor swasta.

“Rumah sakit kota” adalah yang terbaru dalam reformasi kesehatan ambisius Turki sejak Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) memegang kekuasaan lebih dari satu dekade lalu. Mardin City Hospital memperkenalkan cara yang efisien untuk mengelola sistem kesehatan dengan menempatkan sektor swasta yang bertanggung jawab untuk waktu yang terbatas. Rumah sakit juga mencerminkan seberapa jauh kemajauan Turki, dari sistem di mana rumah sakit umum yang kacau dimana antrian pasien berjubel dan pelayanan yang buruk, pasien diminta menunggu sampai mereka membayar biaya pengobatan mereka.

0x0-first-city-hospital-next-in-healthcare-reform-formally-opens-1486147831387

 

Rumah sakit ini memiliki 1.253 tempat tidur dan akan memiliki kapasitas untuk melayani sekitar 12.000 pasien setiap hari. Turki juga berencana untuk mempromosikan pariwisata kesehatan baik di rumah sakit di Mersin dan rumah sakit kota lain untuk pasien yang mencari pengobatan ke luar negeri. Rumah sakit memiliki beberapa ruang “suites” dan “grand suites” yang dirancang untuk para “turis” kesehatan.

Rumah sakit, dibangun di area seluas 374.000 meter persegi di Mersin memiliki standar yang sama dengan 30 rumah sakit di 22 kota dengan total kapasitas minimal 41.000 tempat tidur dan Turki bertujuan untuk menyelesaikan proyek rumah sakit lainnya di Turki pada tahun 2020.

0x0-1486147563200

Selain di kota-kota kecil seperti Elazığ, Gaziantep, Konya, Adana, Manisa, Isparta, Kocaeli, Kayseri dan Mersin, rumah sakit kota akan dibangun di kota-kota besar seperti Istanbul, Ankara, Izmir dan Bursa. Pemerintah mengatakan rumah sakit baru akan meningkatkan standar kesehatan di Turki, yang juga mempercepat peluncuran rumah sakit umum yang lebih kecil untuk menjangkau lebih banyak penduduk.

Terutama dibangun di pinggiran kota, rumah sakit bertujuan untuk meningkatkan standar kesehatan secara signifikan dengan meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit dan mengatasi kekurangan dokter. Kompleks rumah sakit besar akan menyediakan layanan dalam berbagai spesialisasi medis yang tidak tersedia di rumah sakit tunggal di banyak kota. Untuk memastikan kualitas layanan, pemerintah telah mengadopsi model kemitraan publik-swasta dalam pembangunan dan pengoperasian. Rumah sakit kota akan disewakan kepada perusahaan swasta, dan pemerintah hanya akan membayar biaya untuk pencitraan medis, laboratorium, keamanan, pemeliharaan dan gaji pekerja kesehatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengambil langkah-langkah untuk meremajakan sistem kesehatan yang sebelumya hancur. Rumah sakit dijalankan oleh Kementerian Kesehatan dan Dana Jaminan Sosial (SGK), sebelumnya dikenal sebagai Dana Asuransi Sosial, digabung untuk efisiensi. Pemerintah juga memotong garis merah dalam pengobatan pasien dengan jaminan sosial di rumah sakit. Rumah sakit yang ada telah dimodernisasi dan lebih dari 500 rumah sakit yang baru telah dibuka di seluruh Turki.

yi-20170203-mersin-65-acilis

Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri dari AKP, memelopori konsep “rumah sakit kota” , yang telah digambarkannya sebagai “mimpi selama 14 tahun.”

Berbicara pada upacara peresmian di Mersin, Presiden Erdogan mengatakan rumah sakit menandai “era baru” bagi Turki. “Ini adalah proyek yang selalu membuat saya tertarik untuk menyelesaikannya. Ini adalah proyek yang telah saya bayangkan selama bertahun-tahun ketika saya melihat rumah sakit yang sama selama kunjungan saya di luar negeri. Saya senang akhirnya Turki mampu mencapainya,” katanya.

Dia mengatakan rumah sakit kota akan “mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan mereka benar-benar dipedulikan oleh negara.”

Dia mengatakan proyek ini bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan warga di satu tempat daripada rumah sakit yang berbeda yang tersebar di beberapa kota. “Rumah sakit memiliki kemewahan hotel berbintang lima dan ini adalah cara untuk meng-upgrade sistem kesehatan Turki,” katanya.

Erdogan mengatakan setiap kamar rumah sakit cukup luas dengan semua fasilitas umum yang dimiliki di perumahan. Fasilitas tersebut adalah perbaikan besar dibandingkan dengan RS umum di “Turki di masa lalu di mana rumah sakit yang penuh sesak dengan pasien, dan orang yang sehat akan menjadi sakit setelah mengunjungi rumah sakit” karena kurangnya fasilitas dan garis merah.

Presiden Erdogan memberi contoh tentang sistem “Obamacare” di AS yang gagal dan mengatakan Turki menyelesaikan misinya dalam merombak sistem layanan kesehatan. “Di masa lalu, Anda tidak bisa menemukan dokter atau rumah sakit [karena mereka terlalu sibuk dan rumah sakit yang terlalu ramai]. Orang-orang memiliki akses terbatas untuk obat-obatan,” katanya dan menambahkan bahwa reformasi baru telah mengakhiri penderitaan masyarakat mengenai akses ke sistem perawatan kesehatan.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY