Rezim Suriah bertujuan untuk merebut Aleppo sebelum Trump menjabat sebagai presiden

961

Seorang pejabat rezim menyatakan bahwa jadwal telah disusun sebagai antisipasi terhadap setiap perubahan kebijakan oleh presiden AS terpilih, Donald Trump.

Rezim Suriah menyatakan ingin mendapatkan kontrol penuh atas Aleppo sebelum presiden terpilih AS Donald Trump menjabat.

Pengepungan di wilayah yang dikuasai oposisi di Aleppo timur oleh rezim telah menyebabkan lebih dari 50.000 warga Suriah melarikan diri dari rumah mereka dalam empat hari terakhir, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

“Jika kalian tidak meninggalkan daerah ini secepatnya kalian akan musnah, segera selamatkan diri kalian. Kalian tahu bahwa setiap orang telah meninggalkan kalian sendirian menghadapi malapetaka dan tidak menawarkan bantuan kepada kalian, ” tulisan dalam selebaran yang dijatuhkan oleh pesawat rezim di daerah yang dikuasai oposisi

Rezim Suriah, Rusia dan pendukungnya, ingin menyelesaikan operasi sebelum Trump berkuasa.

Mengutip pernyataan eorang pejabat rezim Assad bahwa jadwal yang disusun sebelumnya adalah untuk antisipasi terhadap setiap perubahan kebijakan oleh presiden baru AS.

Trump telah mengindikasikan bahwa ia mungkin merubah kebijakan terhadap oposisi Suriah yang telah menerima bantuan militer dari Turki, Arab Saudi dan Qatar, dan bahkan bisa jadi akan bekerja sama dengan Rusia melawan Daesh di Suriah.

TRT Wolrd

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY