Raja Saudi memerintahkan pengiriman bantuan mendesak untuk Al-Anbar Irak

2065

Raja Arab Saudi Salman telah memerintahkan pengiriman bantuan “mendesak” yang akan diberikan kepada warga Irak yang saat ini sedang menderita akibat peperangan di Propinsi Al-Anbar. Rincian diberikan oleh Duta Besar KSA di Baghdad, Thamer Al-Sabhan hari Jumat, AlKhaleejonline.com melaporkan.

Al-Anbar terletak di barat Irak dan telah menderita kehancuran infrastruktur massa, terutama di kota-kota yang dikendalikan oleh Daesh, sejak awal tahun ini. Kehancuran meliputi pusat kota Al-Ramadi. Bentrokan antara pasukan Irak dan kelompok ekstrimis telah menyebabkan hancurnya rumah-rumah, jalan-jalan dan fasilitas lainnya, mengubah kota ini menjadi tumpukan puing-puing.

Sementara itu, tim khusus dikirim untuk mencari dan membersihkan ranjau darat yang ditanam oleh Daesh di daerah-daerah yang dibebaskan oleh pasukan Irak, dengan harapan memungkinkan warga untuk kembali ke rumah mereka.

Media Iran, Fars news Agency, menerbitakan sebuah berita tentang pengiriman bantuan dari KSA untuk Al Anbar dan menyebutnya sebagai sebuah hal yang mencurigakan. Mereka membuat tuduhan bahwa bantuan kemanusiaan dan pertolongan kepada masyarakat Sunni setempat hanyalah kedok untuk pengiriman bantuan keuangan dan senjata untuk kelompok ‘teroris’. Tuduhan ini tentu menjadi paradoks, dimana selama ini intervensi Iran atas Irak sangat jelas terlihat.

Middle East Monitor / MEU

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY