Qatar Menyerukan Pertemuan Darurat Tentang Aleppo dan Meningkatkan Bantuan Untuk Suriah

1453

Setelah tewasnya ratusan warga sipil, termasuk anak-anak, di kota yang berada di bagian utara negara Suriah itu, Aleppo, selama seminggu terakhir ini, Liga Arab akan menggelar pertemuan darurat yang diprakarsai oleh Qatar untuk membahas rencana ke depan.

Pertemuan tersebut direncanakan pada hari Rabu ini, 4 Mei 2016.

Selain itu, lembaga amal di Qatar juga meluncurkan upaya bantuan darurat ke Aleppo, menyediakan makanan, obat-obatan dan tenaga staf medis.

Berbicara kepada rekan-rekan Inggris, Prancis dan Turki-nya melalui telepon kemarin, menteri luar negeri Qatar membahas kondisi kemanusiaan di Aleppo, mengingat pemboman brutal oleh rezim Suriah yang terus menerus atas perumahan penduduk, fasilitas umum dan warga¬†sipil” ¬†Qatar News Agency (QNA) melaporkan.

Di akun Twitternya, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani menyatakan keprihatinannya atas eskalasi militer di Aleppo. Pelanggaran terhadap gencatan senjata dan pemboman warga sipil harus dihentikan.

13112466_1398324683527030_1495470407_o
Pada hari sebelumnya, Al Thani menyatakan bahwa ia sangat mengutuk serangan atas warga sipil dan fasilitas umum di Aleppo.

Serangan dari pasukan rezim diktator Assad telah menghantam rumah sakit dan membunuh warga sipil, yang menteri Al Thani sebut sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum kemanusiaan internasional.”

“Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk melaksanakan tanggung jawabnya dalam menghentikan kejahatan perang yang dilakukan oleh rezim pemerintah Suriah dan untuk melindungi warga Suriah,” tambah Al Thani.

Pada 30 April kemarin Sekretariat Jenderal Liga Arab menyetujui permintaan dari utusan Qatar untuk mengadakan pertemuan darurat dari delegasi permanen untuk berbicara tentang serangan di Aleppo.

“Agenda pertemuan ini membahas eskalasi berbahaya di Aleppo dimana warga sipil menjadi sasaran pembantaian di tangan pasukan rezim Suriah, yang menyebabkan korban tewas dan cedera lebih dari ratusan warga sipil,” QNA melaporkan.

Bantuan Darurat

Sementara itu, badan amal yang berbasis di Qatar telah meluncurkan upaya bantuan baru di Aleppo dalam menanggapi serangan brutal yang berlangsung lebih dari seminggu di kota sebelah utara Suriah itu, yang telah menewaskan hampir 250 warga sipil menurut laporan dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Qatar Charity memiliki anggaran sebesar 10 juta Riyal Qatar untuk bantuan di kota Aleppo, katanya lembaga itu.

Relawan di lapangan sudah mulai mendistribusikan paket makanan untuk keluarga yang terkena dampak pemboman. Program ini juga akan mengobati korban yang terluka dan menerjunkan staf medis serta memberikan obat-obatan untuk fasilitas kesehatan.

Bulan Sabit Merah Qatar mengecam serangan brutal terhadap fasilitas kesehatan di Aleppo dan mereka meluncurkan dana $ 200.000 untuk persediaan medis, makanan, dan bahan bakar sebagai bagian dari upaya bantuan kemanusiaan di kota Aleppo.

Ini termasuk 1.850 kit medis, 28.000 liter bahan bakar, pil pemurnian air, dan makanan, sebesar anggaran $ 80.000, kata lembaga amal itu dalam sebuah pernyataan.

Pelayanan medis dari bulan sabit merah Qatar di al Sakhour Medical Center
Pelayanan medis dari bulan sabit merah Qatar di al Sakhour Medical Center

Pada awal April ini, Bulan Sabit Qatar mulai beroperasi Al-Sakhour Medical Center, yang katanya merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan yang tersisa di bagian kota Aleppo pasca serangan brutal rezim Assad dan Rusia atas rumah sakit di kota itu.

Al-Sakhour Medical Center telah menerima lebih dari 100 pasien per hari, bekerja dengan anggaran dari $ 185.000 sampai akhir tahun ini. Lembaga amal Qatar menyediakan obat-obatan, bahan medis sekali pakai, dan serum bedah untuk rumah sakit di kota Aleppo dan pedesaan propinsi Aleppo.

Lembaga amal lainnya yang juga berbasis di Qatar, Yayasan Layanan Kemanusiaan Sheikh Thani Bin Abdullah (dalam bahasa Arab nya dikenal dengan akronim “RAF”) akhir April meluncurkan kampanye bantuan baru yang bernama “For Aleppo” bekerjasama dengan Radio Holy Quran dan bertujuan mengumpulkan donasi untuk mendukung rumah sakit lapangan dalam mengobati korban luka-luka di Aleppo dan di kota-kota Suriah lainnya, QNA melaporkan.

Yayasan RAF di Suriah
Yayasan RAF di Suriah

Yayasan Amal Sheikh Eid Bin Mohammed Al Thani mengatakan telah memobilisasi tim penanganan darurat yang mencakup 40 mobil ambulans dan sekitar 150 orang paramedis untuk melakukan perjalanan ke Aleppo mengobati warga sipil yang terluka.

Lembaga amal itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada QNA bahwa mereka sedang menyiapkan rumah sakit lapangan di luar kota Aleppo untuk memberikan pengobatan dan melakukan operasi darurat untuk orang-orang yang mengungsi dari kota Aleppo ke pedesaan utara propinsi Aleppo.

dohanews

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY