Putin Perintahkan Bagian Utama Tentara Rusia Memundurkan Diri dari Suriah

2265

Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah mengeluarkan perintah untuk memulai penarikan pasukan Rusia dari Suriah mulai dari tanggal 15 Maret, TASS melaporkan.

“Saya berpikir bahwa tugas yang diatur Kementerian Pertahanan umumnya telah terpenuhi. Itulah sebabnya saya perintahkan untuk memulai penarikan sebagian besar militer kami dari Suriah mulai besok,” TASS mengutip pernyataan Putin pada hari Senin(14/03) pada pertemuan dengan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.

“Jadi saya perintahkan menteri pertahanan (Rusia) untuk mulai menarik sebagian besar pasukan kita dari Suriah,” tambah Putin.

Putin mengatakan dia berharap penarikan pasukan Rusia akan menjadi stimulus untuk resolusi politik dari konflik Suriah.

Putin mengatakan bahwa pangkalan udara Rusia di Hemeimeem di provinsi Latakia pesisir Suriah dan pusat angkatan laut di pelabuhan Tartous Suriah akan terus beroperasi.

Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Putin telah membahas dan mengkoordinasikan keputusan pada awal penarikan pasukan Rusia dari Suriah dengan Bashar Assad.
“Semua yang bersuara pada pertemuan (Putin, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu) telah memberitahu kepada rekan Suriah kami,” kata Peskov.

Keputusan Putin ini sangat mengejutkan dan tidak dapat dipercayai begitu saja, mengingat manuver teroris Putin di Suriah yang telah banyak menumpahkan darah rakyat sipil yang tak berdosa terutama anak-anak dan wanita serta selalu melanggar segala bentuk perjanjian termasuk kesepakatan gencatan senjata yang dimulai sejak 27 Februari lalu. Keanehan terasa lebih kental mengingat keputusan ini keluar sehari pasca serangan teror di Ankara, apakah hal ini ada berhubungan? wAllahua’lam.

Orient News, Middle EAST Update

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY