Pria Difabel Gaza Dibunuh oleh Pasukan Zionis Yahudi dalam Unjuk Rasa

337

Seorang pria difabel Palestina yang telah kehilangan kakinya pada tahun 2008 karena serangan udara brutal dalam agresi militer zionis, dibunuh oleh pasukan teroris zionis dalam aksi di perbatasan Gaza yang memprotes pembukaan kedutaan AS di kota suci Yerusalem.

 

Beliau bernama Fadi Abu Salah, berusia 29 tahun. Fadi berpartisipasi dalam demonstrasi anti-penjajahan di Jalur Gaza pada hari Senin (14/05) ketika beliau ditembak mati oleh seorang sniper teroris zionis Yahudi. Tahun 2008, Fadi menjadi korban serangan udara zionis selama Perang Gaza pada tahun 2008. Sejak saat itu, Fadi berada dalam kondisi amputasi ganda pada tungkainya.

 

Ini bukan pertama kalinya pasukan teroris zionis Yahudi membunuh seorang pengunjuk rasa yang cacat tubuh. Pada bulan Januari lalu, Ibrahim Abu Thuraya (29 tahun), yang kehilangan kedua kakinya dalam serangan zionis satu dekade lalu, juga ditembak mati tepat di kepalanya dalam aksi protes di dekat perbatasan Gaza, aksi Great Return March.

 

Pihak zionis, mengklaim bahwa pihaknya tidak sengaja menargetkan Abu Thuraya dan tidak menemukan bukti adanya “kegagalan moral atau profesional.”

 

Tujuan utama aksi demonstrasi besar-besaran di jalur Gaza untuk memperingati hari Nakba dan memprotes pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, aksi ini mencapai puncaknya pada hari Selasa, 15 Mei.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY