Presiden Erdogan : Turki berdiri bersama Pakistan dalam mengahadapi masa sulit

1457
H.E. Recep Tayyip Erdogan, Prime Minister of Turkey, United Nations Alliance of Civilizations (UNAOC) Rio Forum

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengutuk serangan bom mematikan hari Minggu di Pakistan Lahore yang menewaskan sedikitnya 65 dan menmyebabkan 300 orang terluka. Dalam pernyataan tertulis yang dirilis di website pejabat kepresidenan, Erdogan mengatakan bahwa Turki selalu berdiri bersama Pakistan, dan akan terus mendukung Pakistan dalam menghadapi masa-masa sulit.

“Semoga Allah menerima korban yang meninggal dalam damai,” kata Erdogan. “Saya berharap semoga cepat pulih untuk warga sipil yang terluka dalam serangan itu,” tambahnya.

Dalam pernyataan itu, Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Pakistan Mamnun Hussain, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif dan Ketua Menteri Punjab, Shahbaz Sharif.

Mengulangi komitmen Turki untuk memerangi teror, Erdogan menyatakan bahwa Turki berdiri mendukung Pakistan.

Sebuah ledakan bom di sebuah taman di kota Lahore, timur Pakistan pada hari Minggu telah menewaskan 65 orang dan melukai sedikitnya 300 orang, kata Deeba Shahnaz, seorang juru bicara administrasi penyelamatan Lahore.

Menteri Punjab Shahbaz Sharif mengumumkan tiga hari berkabung dan berjanji untuk menyeret para pelaku ke pengadilan, kata Zaeem Qadri, seorang juru bicara pemerintah provinsi.

Kemudian pada hari yang sama, kelompok sempalan Taliban bernama Tehreek-e-Taliban mengklaim serangan itu. Kelompok ini adalah sayap organisasi teroris Pakistan.
Banyak yang terluka berada dalam kondisi kritis, Salman Rafiq, penasihat kesehatan untuk menteri provinsi Punjab mengatakan.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY