Pemukim Israel Membuang Limbah ke Sekolah Palestina di Qalqiliya

31

Pemukim Israel membuang limbah mereka ke sekolah Palestina di distrik Qalqilia, Tepi Barat yang dijajah.

Taman Bermain (TK) Azzun Beit Amin dibanjiri limbah untuk kedua kalinya dalam dua bulan ini sebagai akibat dari tindakan para pemukim zionis tersebut.

Kepala sekolah Alaa Marabeh mengatakan akan membutuhkan waktu lebih dari sepuluh hari agar air limbah mengering dan ini telah menyebabkan bau busuk menyebar ke seluruh bangunan sekolah dan beresiko merusak kesehatan siswa.

Para pemukim tinggal di pemukiman ilegal terdekat dari lokasi sekolah yaitu pemukiman Sha’arei Tikva yang merupakan rumah bagi sekitar 4.000 pemukim ilegal zionis Yahudi.

Sejak dijajahnya wilayah Tepi Barat,Palestina, dalam Perang Enam Hari tahun 1967, Israel telah terus menerus membuat aturan untuk membangun pemukiman ilegal. Organisasi hak asasi manusia Israel B’Tselem memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2015 ada 127 pemukiman yang disetujui pemerintah Israel di Tepi Barat dan 100 pos terdepan (pos pengawal) yang tidak memiliki izin pemerintah. Meskipun Israel membedakan antara pemukiman dan pos terdepan, namun sebenarnya, keduanya adalah ilegal menurut Pasal 49 Konvensi Jenewa Ke-4 yang mencegah pengalihan penduduk sipil ke wilayah yang dijajah.

Shehab News Agency

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY