Pasukan pemerintah berhasil menguasai 2 gunung strategis di Taiz Yaman 

708

SANAA, Yaman

Pasukan pro-pemerintah, Selasa merebut kembali dua gunung strategis di pusat kota Taiz, Yaman menyusul bentrokan sengit dengan milisi Syiah Houthi dan sekutu mereka, menurut sumber-sumber pro-pemerintah.

Dalam pernyataan yang diposting di Facebook, kantor media pemerintah Yaman melaporkan bahwa pasukan pro-pemerintah dan pasukan “perlawanan rakyat” telah merebut dua gunung – Al-Owaid dan Al-Nuba – dari Houthi dan sekutunya, pasukan pro mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Terletak di Maqbana Direktorat Taiz Barat, dua gunung tersebut dianggap strategis karena keduanya menghadap jalan utama yang menghubungkan provinsi Taiz dan Hudeida.

Pada hari Sabtu, pasukan pemerintah meluncurkan kampanye militer -“Operation Golden Spear” – yang bertujuan untuk merebut kembali wilayah dibawah kendali Houthi dan pro-Saleh di provinsi Aden selatan dan kota Taiz dengan bantuan koalisi militer anti-Houthi yang dipimpin Arab Saudi.

Dalam konteks operasi militer, pasukan pro-pemerintah telah menguasai kota pesisir Dhubab dan kamp militer Al-Omary dekat selat strategis Bab al-Mandab.

Yaman telah tenggelam kekacauan sejak akhir 2014, ketika Houthi dan sekutu mereka menyerbu ibukota Sanaa dan bagian lain dari negara, memaksa Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan pemerintahnya yang didukung Saudi untuk sementara mengungsi ke Riyadh.

Pada bulan Maret tahun lalu, Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan kampanye militer besar-besaran yang bertujuan untuk menyingkirkan pemberontak Houthi di Yaman dan memulihkan pemerintah Presiden Hadi.

Tahun lalu, pemerintah Yaman dan Houthi terlibat pembicaraan yang disponsori PBB yang bertujuan menyelesaikan konflik, di mana setidaknya 6.400 orang diyakini telah tewas hingga saat ini.

Anadolu Agency

Berikan Tanggapan Anda...

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY