Orang-orang Uyghur, Masyarakat yang Ditindas di Tanah Sendiri

657

Suku Uyghur adalah bagian dari bangsa Turkik, berbahasa dan budaya mirip dengan yang ada di Uzbekistan. Nenek moyang orang Uyghur telah hidup di wilayah Asia tengah selama lebih kurang 2.000 tahun. Suku bangsa ini telah memiliki kerajaannya sendiri bahkan dahulunya berbentuk dinasti yang merupakan saingan dari dinasti Tang di China. Nenek moyang bangsa Uyghur telah menganut beberapa agama, sekarang mayoritas penduduk Uyghur modern adalah beragama Islam.

Orang-orang Uyghur pernah 2 kali mendeklarasikan kemerdekaannya yaitu pada tahun 1933 dan 1944, dengan membangun Republik Turkistan Timur yang Independen. Diperkirakan sekarang ada sekitar 11 juta penduduk yang mendiami tanah Uyghur.

Tanah Uyghur kaya akan sumber daya alam vital;seperti emas,minyak bumi,gas alam dan Uranium. Komunis China merampas kontrol (menjajah) negara Uyghur dengan dukungan militer dari Uni Sovyet pada tahun 1949. Kemudian Republik komunis China merubah nama Uyghur menjadi Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur pada tahun 1955, yang berarti menjadikan negara Uyghur (yang dijajah) sebagai bagian dari negara Republik Komunis China.

Sejak saat itu, penduduk Uyghur yang mayoritas muslim menderita tekanan dan larangan ketat yang diberlakukan oleh pemerintah komunis China atas warga Uyghur, seperti larangan menggunakan bahasa Uyghur di sekolah-sekolah dan larangan yang ketat dalam mempraktekkan ajaran agama Islam.

Penduduk Uyghur pun sangat terbatas dalam bepergian, karena pemerintah komunis China menerapkan pemeriksaan identitas yang sangat berulang ditambah dengan pemeriksaan terhadap tubuh warga Uyghur yang hendak bepergian.

Pada bulan Juli 2009, terjadi kerusuhan besar di ibukota Uyghur, Urumqi, yang menyebakan ratusan nyawa melayang. Partai komunis China (partai yang berkuasa di negara itu) menyalahkan rakyat Uyghur atas kerusuhan tersebut. Pada faktanya, kerusuhan itu terjadi karena kebijakan pemerintah China yang sangat represif terhadap orang-orang Uyghur.

 

Video credit: Talk to East Turkestan (TET)

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY