Oposisi Suriah menolak meninggalkan Aleppo setelah seruan dari Rusia untuk menyerah

1355

Oposisi Suriah mengatakan pada hari Selasa mereka menolak setiap penarikan pejuang dari Aleppo setelah Rusia mengumumkan penghentian serangan udara yang diklaim dirancang untuk memungkinkan pejuang oposisi meninggalkan Aleppo dan memisahkan pejuang moderat dari militan ekstremis.

“Faksi-faksi sepenuhnya menolak untuk keluar – ini adalah penyerahan diri,” kata Zakaria Malahifji, pejabat politik dari kelompok Fastaqim yang berbasis di Aleppo.

Al-Farouk Abu Bakr, seorang komandan kelompok Islam utama di Aleppo, Ahrar al-Sham, mengatakan pasukan oposisi akan berjuang.

“Ketika kami mengangkat senjata pada awal revolusi untuk membela orang-orang kami yang ditinggalkan, kami berjanji kepada Allah bahwa kami tidak akan menyerah sampai jatuhnya rezim kriminal,” katanya, mengacu pada rezim Bashar al-Assad.

“Tidak ada teroris di Aleppo,” katanya, berbicara dari Aleppo. Oposisi di Aleppo Timur telah secara konsisten mengatakan bahwa kelompok-kelompok pejuang yang terkait dengan al-Qaeda atau terinspirasi olehnya tidak memiliki basis di bagian kota yang dikuasai oposisi.

Reuters

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY