Obama : “Israel tidak bisa selamanya menduduki tanah Palestina.”

6389

Israel tidak dapat selamanya menduduki dan menetap di tanah Palestina, Presiden AS Barack Obama mengatakan dalam sebuah pidato di Sidang Umum PBB kemarin.

“Israel harus mengakui bahwa mereka tidak dapat secara permanen menduduki dan mendiami tanah Palestina … Kita semua harus melakukan yang lebih baik sebagai pemimpin, daripada mendorong, gagasan identitas yang menuntun kita untuk merugikan orang lain,” tambahnya.

Obama akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York dimana kemungkinan dia akan membahas tentang meningkatkan kekhawatiran akan aktivitas pemukiman ilegal Israel di tanah Arab.

Upaya Obama untuk membawa perjanjian perdamaian Israel-Palestina telah gagal selama hampir delapan tahun ia berada di Gedung Putih, dengan usaha terakhir oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang gagal pada tahun 2014.

Para pejabat AS menyatakan Obama kemungkinan mempersiapkan garis besar kesepakatan – “parameter” dalam bahasa diplomatik – setelah pemilihan presiden 8 November dan sebelum dia meninggalkan kantor pada bulan Januari, tetapi banyak analis meragukan ini akan banyak berpengaruh.

“Tentunya Israel dan Palestina akan lebih baik jika Palestina menolak hasutan dan mengakui legitimasi Israel … (dan jika) Israel mengakui bahwa mereka tidak dapat secara permanen menduduki dan mendiami tanah Palestina,” kata Obama.

Middle East Monitor

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY