Militer Turki dan FSA telah menewaskan lebih dari 1.000 teroris Daesh termasuk tokoh senior sejak 24 Agustus

4579

Menteri Pertahanan Fikri Isik mengatakan kepada parlemen pada Kamis bahwa area seluas hampir 2.000 kilometer persegi telah dibersihkan dari kelompok teror Daesh oleh militer Turki dan Tentara Pembebas Suriah (FSA) dan lebih dari 1.000 teroris telah tewas di Suriah utara sejak peluncuran Operasi Euphrates Shield. Dalam operasi kontraterorisme Turki di Suriah, seorang tokoh pemimpin kelompok Daesh bernama Abu Ansari juga tewas.

Menyoroti bahwa Operasi Euphrates Shield bergerak maju sejalan dengan hukum internasional, Isik mengatakan: “Pembebasan Jarablus, al-Rai, dan Dabiq, yang memiliki makna simbolis untuk Daesh, adalah signifikan. Wilayah seluas sekitar 2.000-km persegi- telah dibersihkan dan 225 daerah perkotaan telah dibebaskan. Pada hari ini, 1.005 teroris telah tewas. ” Isik menambahkan bahwa 29 mortir, 97 kendaraan, 621 bangunan dan 61 posisi pertahanan milik kelompok Daesh telah hancur sejauh ini.

Tentara Turki dan FSA juga telah menewaskan 391 teroris Daesh sejak awal serangan untuk membebaskan kota Al Bab di Suriah utara dari kelompok teroris.

Angkatan Bersenjata Turki (TSK) menyatakan bahwa militer Turki menggempur lebih dari 2.700 basis Daesh dalam serangan al-Bab, baik di darat dan dari udara. Seorang tokoh senior Daesh, Abu Ansari juga tewas oleh serangan udara Turki di Suriah utara.

Militer Turki menyerang markas, gudang senjata dan posisi pertahanan dalam operasi itu. Selain itu, banyak kendaraan yang akan digunakan untuk serangan bom bunuh diri, 400 bahan peledak buatan tangan dan tiga ranjau darat hancur.

Sejauh ini, 24 pejuang oposisi tewas dalam bentrokan dan 157 terluka.

 

Operasi Euphrates Shield diluncurkan pada 24 Agustus oleh militer Turki dan FSA. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan zona bebas teror di Suriah, yaitu wilayah seluas 5.000 kilometer persegi (1.930 mil persegi). Setelah pembebasan al-Bab, Ankara akan memperluas operasi ke Manbij, di mana cabang Suriah PKK, Partai Uni Demokrat (PYD) memegang kendali.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY