Menlu Turki : Kesabaran Turki Terhadap Rusia Ada Batasnya

1460
Russia's diesel-electric submarine Rostov-on-Don is escorted by a Turkish Navy Coast Guard boat as it sets sail in the Bosphorus, on its way to the Black Sea, in Istanbul, Turkey, December 13, 2015. REUTERS/Murad Sezer

Menteri luar negeri Turki mengatakan kesabaran Ankara terhadap Rusia “memiliki batas” setelah reaksi berlebihan Moskow atas insiden angkatan laut pekan lalu antara kedua negara, sebuah surat kabar Italia melaporkan pada hari Senin.

Sebuah kapal perusak Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal nelayan Turki di Laut Aegean pada hari Minggu untuk menghindari tabrakan dan memanggil atase militer Turki atas insiden tersebut ..

“Mereka hanya perahu nelayan, tampaknya jelas bagi saya bahwa reaksi dari kapal angkatan laut Rusia dibesar-besarkan,” kata Mevlut Cavusoglu pada harian Italia, Corriere della Sera dalam sebuah wawancara.

“Rusia dan Turki tentu harus membangun kembali hubungan kepercayaan yang selama ini sudah terjalin, tapi kesabaran kita memiliki batas,” kata Cavusoglu.

Insiden ini kemungkinan akan meningkatkan ketegangan antara kedua negara yang berselisih atas Suriah dan setelah Turki menembak jatuh pesawat perang Rusia bulan lalu.

Cavusoglu mengatakan Rusia sudah “menempatkan dirinya dalam posisi konyol” dengan tuduhan oleh Presiden Vladimir Putin bahwa Turki telah menembak jatuh jet Rusia untuk melindungi pasokan minyak dari Daesh.

“Tidak ada yang percaya hal tersebut” katanya.

Dia juga mengkritik intervensi militer Rusia di Suriah, mengatakan aksi tersebut bertujuan menopang rezim Bashar al-Assad, bukan untuk memerangi Daesh.

“Sayangnya Rusia tidak di Suriah untuk melawan teroris,” katanya, menambahkan bahwa hanya 8 persen dari serangan udara yang ditujukan kepada Daesh, sedangkan 92 persen mentargetkan warga sipil dan  kelompok pejuang yang memusuhi Assad.

Cavusoglu juga mengatakan dalam wawancara bahwa serangan udara tidak cukup untuk mengalahkan Daesh, tetapi dibutuhkan operasi darat.

Reuters

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY