Mengintip Kamp Latihan Musim Panas HAMAS Untuk Remaja Gaza

222

Pembantaian teroris zionis yahudi di Gaza telah tiga tahun berlalu, namun kota Gaza masih dipenuhi sisa-sisa puing kehancuran akibat agresi militer zionis itu. Sebagian jalanan pun masih berdebu. Hanya ada sedikit rekonstruksi, masih terdapat keluarga besar yang dahulunya pernah memiliki rumah besar sekarang terpaksa tinggal di bawah naungan terpal dan besi bergelombang (tenda pengungsian). Sarana air bersih dan kecukupan listrik masih menjadi masalah sehari-hari.

Ratusan juta pon uang bantuan dijanjikan kepada penduduk Gaza setelah penghancuran yang dilakukan dalam beberapa minggu pemboman Israel.

Tapi bahan bangunan sangat sulit untuk mencapai ke dalam kota Gaza. Ada banyak alasan politis dan birokratis untuk itu, namun yang terbesar adalah blokade ekonomi Israel yang terus berlanjut di Gaza, yang oleh PBB telah dikecam sebagai ‘hukuman komunal’.

Israel mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan blokade karena khawatir bahan bangunan nantinya akan digunakan untuk tujuan militer oleh HAMAS (organisasi  yang mengendalikan jalur Gaza).

Ketakutan berlebihan Israel ini karena mereka melihat di sebuah pusat pelatihan militer yang merekrut pemuda Gaza di musim liburan sekolah, ada terowongan berjajar beton yang digunakan oleh para kader HAMAS saat mereka melakukan penggerebekan di wilayah Israel, untuk menangkap tentara Israel.

HAMAS juga memiliki instruksi dalam menangani segala hal mulai dari pistol hingga peluncur granat.

Ini adalah contoh foto kamp musim panas yang mengerikan (bagi Israel).

Isolasi Gaza telah menyebabkan tingkat pengangguran sebesar kurang lebih 45 persen. Di balik perbatasan yang tertutup, hanya ada sedikit kesempatan bagi kaum muda, yang telah tumbuh dengan harapan hidup yang terbatas, diselingi oleh serangan kekerasan yang menghancurkan Gaza.

Tapi di kamp pelatihan ini,ada pemandangan yang berbeda tentang cara orang membawa diri mereka. Punggung mereka diluruskan, dan dagu menonjol keluar. Di tempat di mana sumber harga diri sulit ditemukan (karena penderitaan akibat perang),namun seragam militan berwarna hitam dan ikat kepala hijau memberikan pemandangan yang sangat kontras dengan kerusakan di Gaza.

Ada satu hal yang tidak bisa disembunyikan yaitu KEBERANIAN, dan itu menjadi bukti bahwa mereka masih memegang teguh harapan.

itv.com

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY