Malaysia dan Turki sepakat untuk mempererat kerjasama militer

14113

Menteri Pertahanan Malaysia menyampaikan dukungan tak tergoyahkan untuk presiden Turki, mengutuk upaya kudeta Juli untuk menggulingkan demokrasi.

Malaysia dan Turki sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan, termasuk penguatan dan koordinasi kerjasama militer, menurut menteri pertahanan Malaysia.

Dalam pernyataan email kepada Anadolu Agency pada hari Minggu, Hishammuddin Hussein mengatakan bahwa setelah kunjungan kerja baru-baru ini di Turki kedua negara berkomitmen untuk mempererat hubungan sehingga akan lebih terstruktur dan terfokus untuk bergerak maju.

Dia menambahkan bahwa wilayah kerja sama potensial yang dibicarakan dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Menteri Pertahanan Fikri Isik termasuk peningkatan hubungan dalam industri pertahanan serta bidang strategis lain yang potensial.

“Kami juga membahas berbagai langkah-langkah perlawanan terhadap ancaman Daesh dan setuju bahwa menggunakan milisi untuk merebut wilayah yang hilang di Irak dan Suriah menimbulkan ancaman serius bagi negara-negara Muslim yang menjunjung tinggi demokrasi,” katanya.

Selama pertemuan, Hussein menyampaikan dukungan tak tergoyahkan dari Malaysia untuk presiden Erdogan dan mengutuk upaya kudeta Juli untuk menggulingkan pemerintah Turki.

“Kami berdua sepakat untuk berdiri bersama-sama dalam menentang upaya inkonstitusional. Kudeta dalam bentuk apapun yang melemahkan kehendak rakyat tidak boleh ditoleransi, ” ia menggarisbawahi.

Hussein mengatakan bahwa Erdogan juga telah menyampaikan perlunya kerjasama lanjutan antara kedua negara pada isu-isu yang berkaitan dengan terorisme.

Middle East Monitor

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY