Liga Arab menolak deklarasi PYD atas wilayah federal di Utara Suriah

1189
FILE -- In this Jan. 10, 2016 file photo, Arab foreign ministers attend an emergency Arab League session in Cairo, Egypt. On Friday, March 11, 2016, Egypt’s state news agency says the Arab League has formally branded Lebanon’s militant Hezbollah group a terrorist organization. The vote aligns the 22-member league behind Saudi Arabia and the Saudi-led bloc of six Gulf Arab nations which made the same move earlier this month. However, the Saudi ambassador in Cairo, Ahmed Qattan, told the satellite TV station Al Arabiya that the vote was not unanimous as Lebanon and Iraq abstained. (AP Photo Ahmed Omar, File)

Liga Arab menyatakan menolak deklarasi minggu lalu oleh PYD – kelompok afiliasi PKK -atas wilayah federal de-facto di Suriah utara.

Wakil kepala liga, Ahmed bin Helli, mengatakan pada hari Senin bahwa federalisasi bisa berdampak pada persatuan Suriah.

“Liga Arab menolak pernyataan separatis tersebut, yang merugikan persatuan Suriah,” ungkap Ahmed ben Helli, wakil sekretaris jenderal Liga Arab, kepada wartawan. “Persatuan Suriah dan integritas teritorial adalah prinsip utama dari Liga Arab.”

Ben Helli menyuarakan harapan bahwa pembicaraan yang diadakan PBB di Jenewa antara rezim Suriah dan oposisi akan menghasilkan solusi politik bagi konflik yang sudah berlangsung selama enam tahun.

“Setiap pernyataan oleh warga Suriah atau non-Suriah yang mengancam persatuan dan integritas teritorial negara ditolak,” tambahnya.

Kamis lalu, PYD, afiliasi dari organisasi teroris PKK di Suriah, menyatakan pembentukan “Sistem Federal” di daerah yang dikendalikan PYD di Suriah utara. Dalam sebuah konferensi dua hari dengan lebih dari 150 perwakilan di kota Rmeilan utara Suriah, PYD menyatakan pembentukan sebuah “Sistem federal” di tiga wilayah yang dikuasai PYD – yaitu Hasakah, Afrin, Ayn al-Arab – di Suriah utara.

PYD / YPG mengontrol lebih dari 10 persen wilayah Suriah dan tiga perempatnya berada di perbatasan dengan Turki dan mereka dilaporkan telah mengusir warga Kurdi yang menentang kekuasaan mereka. PYD telah dikeluarkan dari pembicaan Jenewa yang dimediasi oleh PBB yang akan mempertemukan perwakilan rezim dan oposisi dalam negosiasi tidak langsung.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY