Ledakan Di Perbatasan Suriah-Yordania Membunuh Sedikitnya 23 Pejuang Oposisi Suriah

24

Sebuah ledakan besar terjadi pada acara pertemuan antara pejuang oposisi Suriah di dekat perbatasan Suriah-Yordania pada hari Jumat (11/08) kemarin. Laporan dari monitor perang dan seorang aktivis mengatakan bahwa ledakan itu menewaskan sedikitnya 23 pejuang dan melukai puluhan lainnya.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan ledakan tersebut menargetkan sebuah kamp tentara kelompok oposisi Suriah Jaish al-Islam di dekat kota penyeberangan perbatasan Nassib.

Monitor perang yang berbasis di Inggris mengatakan ledakan tersebut disebabkan oleh seorang pembom bunuh diri dan jumlah korban tewas diperkirakan akan terus meningkat.

Sebuah video yang dikirim ke Reuters oleh seorang aktivis di daerah tersebut mengklaim untuk menunjukkan setidaknya ada belasan orang menderita luka serius terbaring di lantai berkarpet. Pihak Reuters tidak dapat memverifikasi konten video secara independen.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun pendukung Jaish al-Islam di twitter menyalahkan kelompok ISIS atas ledakan tersebut.

Penyeberangan di kota Nassib digunakan sebagai titik transit utama ke Suriah untuk orang-orang dan barang-barang yang datang ke- dan dari negara-negara Teluk melalui Arab Saudi dan Yordania, hingga akhirnya lokasi tersebut jatuh ke tangan pejuang oposisi.

Kota Nassib terletak di sebelah tenggara dari kota Daraa, Suriah bagian selatan, merupakan daerah yang termasuk dalam perjanjian gencatan senjata yang diperantarai oleh AS-Rusia yang mulai berlaku sejak bulan Juli lalu.

Middle East Eye

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY