Lebih dari 1.000 milisi dari Iran tewas di Suriah

787
Members of the Iranian Revolutionary Guard carry the caskets of Iran's Revolutionary Guards Brigadier General Mohsen Ghajarian and other Iranian "volunteers", who were killed in the northern province of Aleppo by jihadists in Syria, during their funeral procession in the capital Tehran, on February 6, 2016. Brigadier General Mohsen Ghajarian of the elite Revolutionary Guards was killed in the northern province of Aleppo, according to the Fars news agency, which is close to the Guards. He was advising pro-government forces in the fight against the Islamic State (IS) jihadist group, it reported, without saying when he died. / AFP PHOTO / ATTA KENARE

Lebih dari 1.000 tentara bayaran yang dikirim dari Iran untuk mendukung Bashar al-Assad di Suriah telah tewas dalam konflik, kepala kantor urusan veteran Iran mengatakan Selasa.

“Jumlah martir dari negara kita yang membela kuil kini telah lebih dari 1.000,” dikutip kantor berita Tasnim Mohammad Ali Shahidi Mahalati, kepala Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran, mengatakan.

Iran telah mengirimkan ‘penasihat militer’, serta milisi yang direkrut dari Afghanistan dan Pakistan, untuk bekerja dengan pasukan Assad. Mereka dikenal di Iran sebagai “pembela kuil” mengacu pada tempat-tempat suci Syiah di Suriah.

Shahidi tidak menentukan asal kebangsaan dari mereka yang tewas.

Syiah Iran adalah pendukung setia Assad dan menyediakan dukungan keuangan dan militer untuk rezimnya.

Divisi Fatemiyoun merekrut warga Afghanistan dan dijakankan oleh Iran merupakan sebagian besar tentara bayaran yang dikirim dari Iran untuk berperang di Suriah dan Irak.

Iran mengatakan bahwa mereka akan dikirim untuk memerangi ekstremis Sunni seperti ISIS.

Republik Iran masih menyangkal memiliki kehadiran di Suriah, dan menegaskan komandan dan jenderal elit Pengawal Revolusi sayap operasi asing bertindak sebagai “penasihat militer” baik di Suriah dan di Irak.

Media Iran secara kontinyu melaporkan berita kematian warga Iran, Afghanistan dan Pakistan di Suriah, yang jasadnya dimakamkan di Iran.

Al Arabiya

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY