Konyol, Iran Menjajah Negara-Negara Arab Dengan Pasukan yang Mereka Namakan Sebagai ‘Tentara Pembebasan’

4542

Iran membentuk apa yang mereka sebut sebagai ‘Tentara Pembebasan’ yang merupakan unit yang akan ditempatkan di negara-negara Arab.

Saat ini, Iran terlibat dalam banyak konflik di mana kelompok takfiri Syiah dan kelompok Muslim bertempur dalam mempertahankan keyakinan dan perjuangan masing-masing terutama di Suriah dan Yaman.

Mohammad Ali Al Falaki, yang mengepalai Korps Pengawal Revolusi Iran, mengatakan dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada hari Jumat (19/08) oleh situs berita Al Mashriq bahwa Iran sedang berjuang di tiga front yaitu di Irak, Suriah dan Yaman.

“Iran menciptakan Tentara Pembebasan di Suriah di bawah kepemimpinan Qassem Soleimani”, kata Falaki, yang memimpin pasukan Iran di Suriah.

Soleimani adalah kepala dari pasukan khusus Quds – Korps Garda Revolusi Iran.

Tidak jelas berapa besar jumlah dari ‘Tentara Pembebasan’.

“Pasukan dari ‘Tentara Pembebasan’ ini tidak hanya berasal dari Iran saja. Di setiap tempat di mana ada pertempuran, kami (Iran) mengatur dan menyediakan tentara dari orang-orang (milisi) lokal,” kata Falaki.

Sehubungan dengan Suriah, ia berkata: “Tidaklah bijaksana untuk pasukan Iran untuk langsung dilemparkan ke perang di Suriah, oleh karena itu peran kami (Iran) dibatasi untuk melatih, memberi pasokan, dan mempersiapkan orang di Suriah untuk berperang di daerah mereka”.

Pada bulan Januari, Al Jazeera melaporkan bahwa Iran merekrut puluhan ribu milisi syiah dari Afghanistan untuk meningkatkan upaya dalam perang Suriah, menawarkan mereka gaji untuk bergabung dalam perang di sisi pemerintahan Presiden rezim diktator Bashar al-Assad.

Iran sebagai pendukung utama teroris Bashar al Assad sangat jarang menerjunkan langsung warganya untuk berperang di sisi Assad, melainkan memilih untuk memaksa warga Afghanistan yang mengungsi di Iran untuk terjun ke Suriah. Disini dapat kita nilai kelicikan pemerintah syiah Iran.

Al Jazeera,Middle EAST Update

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY