Komandan Turkmen gugur di Aleppo

1435

Murat Pasa, komandan lapangan dari Brigade Muntasir Billah, gugur dalam bentrokan dengan pasukan rezim saat berjuang untuk mencegah blokade jalan Castillo di Suriah.

Komandan lapangan dari Turkmen Suriah, Murat Pasa, dilaporkan gugur saat memimpin pejuang oposisi dalam bentrokan dengan pasukan rezim Bashar al-Assad, yang bertujuan mencegah penutupan jalan Castillo, sebuah jalan penghubung strategis.

Murat Pasa (27 th) adalah komandan keempat Brigade Muntasir Billah (FSA) dan ia memiliki tekad yang kuat dalam setiap pertempuran melawan pasukan rezim.

Keluarga Murat Pasa, yang tinggal di Turki, berulangkali mencoba untuk membujuk anak mereka agar meninggalkan medan perang dan kembali ke rumah.

Aleppo adalah salah satu titik panas arena bentrokan antara pasukan oposisi dan rezim Assad yang didukung Iran.

Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa Assad telah mengerahkan ratusan pasukannya ke selatan Aleppo dari kota basis rezim, Latakia.

Sumber-sumber lokal juga mengatakan bahwa Iran telah mengirimkan hingga 1.000 tentara Garda Republik Iran ke Suriah untuk mendirikan pangkalan militer di daerah pedesaan utara Aleppo.

Yeni Şafak

 

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY