Kesunyian yang mencekam pasca gencatan senjata parsial di Aleppo

1726

Untuk pertama kalinya dalam dua minggu, langit Aleppo terlihat cerah tanpa pesawat tempur atau serangan udara, yang telah menghancurkan kota bersejarah ini.

Beberapa warga mengatakan mereka mulai keluar ke jalan-jalan untuk pertama kalinya, selama 48 jam masa tenang mulai Kamis pagi, BBC melaporkan.

Kesunyian yang mencekam dan tidak nyaman ini telah menyebar di seluruh Aleppo setelah kesepakatan gencatan senjata terbaru disepakati dan pengumuman di saluran TV milik rezim bahwa mereka akan mematuhi inklusi baru.

“Komandan jenderal [pasukan Assad] menyatakan periode tenang di Aleppo selama 48 jam mulai dari jam satu pagi hari, Kamis (22:00 GMT Rabu),” dilaporkan televisi rezim Suriah.

Pengumuman gencatan senjata datang setelah utusan PBB untuk Suriah pada tanggal 4 Mei mengimbau untuk menghentikan pertempuran di kota Aleppo, memperingatkan bahwa kegagalan pada gencatan senjata dapat menyebabkan “bencana”.

“Alternatif lain adalah timbulnya bencana, karena kita bisa melihat 400.000 orang telah bergerak menuju perbatasan Turki,” Anadolu Agency mengutip Staffan de Mistura mengatakan setelah pembicaraan di Berlin dengan Perancis dan menteri luar negeri Jerman.

Pesawat Rusia dan Assad telah meluncurkan lebih dari 300 serangan udara ke Aleppo, menyebabkan lebih dari 250 warga sipil terbunuh dan ratusan terluka, menurut organisasi internasional Doctors Without Borders.

Orient News

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY