Hadiah perpisahan Obama untuk Iran: 130 ton Uranium

7596

Media Amerika mengungkapkan bahwa Presiden Barack Obama memberikan hadiah diakhir masa jabatannya untuk Iran. Dia setuju sebelum akhir masa jabatannya untuk diam-diam memberikan Teheran 130 ton Uranium, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk reaktor nuklir atau sebagai inti dari sebuah bom atom.

Menurut Daily Wire, diplomat AS menyatakan bahwa Iran menerima kiriman besar Uranium alam dari Rusia sebagai kompensasi atas ekspor berton-ton pendingin reaktor. Ini telah disetujui oleh pemerintahan Obama dimana  pemerintah negara lainnya masih meragukan komitmen Teheran atas pakta nuklir.

Dua diplomat senior, yang memilih untuk anonim, menyatakan bahwa pengiriman itu disetujui oleh Amerika Serikat dan lima kekuatan dunia lain yang menegosiasikan kesepakatan nuklir. Sementara itu, Iran memperkirakan adanya pengiriman 116 metrik ton (hampir 130 ton) uranium alam.

Mereka menambahkan bahwa mereka membutuhkan persetujuan dari Dewan Keamanan PBB, namun: “Ini hanya akan menjadi formalitas, mengingat bahwa lima dari kekuatan mereka adalah anggota tetap Dewan Keamanan.”

Dalam kesepakatan saat ini, Iran memberikan kompensasi Rusia dengan sekitar 40 metrik ton (44 ton) heavy water (suatu tahap awal pembuatan nuklir sebagai senjata); Iran juga mengirimkan 30 ton metrik lainnya, ke Amerika Serikat dan Oman, sesuai kesepakatan nuklir antara Iran dan enam negara yang berlangsung pada awal Juli tahun lalu.

The Daily Wire melaporkan bahwa diplomat menyatakan bahwa setiap Uranium alam yang akan dikirim ke Iran akan berada di bawah pengawasan ketat oleh Badan Energi Atom Internasional PBB selama 25 tahun setelah kesepakatan berlaku.

Surat kabar itu mengutip David Albright dari Institut Sains dan Keamanan Internasional mengatakan bahwa Uranium yang dikirm dapat diperkaya untuk membangun lebih dari 10 bom nuklir sederhana, tergantung pada efisiensi proses pengayaan dan desain senjata nuklir.

Al Arabiya

Berikan Tanggapan Anda...

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY