Erdogan: Sulit bagi oposisi Suriah untuk menghadiri pembicaraan damai tanpa gencatan senjata

1099

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Jumat bahwa sulit bagi kelompok oposisi Suriah untuk mengambil bagian dalam pembicaraan damai di Jenewa kecuali ada kesepakatan gencatan senjata yang diberlakukan untuk menghentikan pemboman Rusia pada area warga sipil dan kelompok oposisi.

“Terutama pemboman konstan oleh Rusia di wilayah oposisi menciptakan masalah yang signifikan untuk oposisi,” kata Erdogan pada anggota pers di Istanbul setelah menghadiri shalat Jumat. “Partisipasi mereka di pembicaraan damai tanpa gencatan senjata akan menjadi sebuah pengkhianatan terhadap pertempuran mereka,” katanya.

Turki juga menekankan untuk tidak mengundang kelompok Kurdi Suriah patai Uni Demokratik (PYD) dalam pembicaraan, dan mengancam akan memboikot pembicaraan damai di Jenewa

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura telah memutuskan untuk mengirim undangan kepada kelompok Kurdi, kata Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius, Rabu.

De Mistura mengatakan bahwa PYD tidak akan menghadiri pembicaraan. “Kelompok PYD adalah masalah utama, dan Mr. de Mistura mengatakan kepada saya dia tidak mengirim mereka surat undangan,” kata Laurent Fabius dalam siaran radio France Culture.

Orient News

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY