Erdogan: Rezim Assad Membeli Minyak dari Daesh

1002
Presiden Turki,Recep Tayyip Erdogan, telah menyatakan bahwa Daesh menjual minyak ke rezim Suriah. Erdogan juga mengatakan bahwa jika masyarakat internasional serius memberantas kelompok yang mengatasnamakan “Islam” itu (Daesh), maka masyarakat internasional harus menargetkan pihak yang mendukung Daesh dengan uang dan senjata mereka dan peran rezim Suriah harus dipertimbangkan.
 
Erdogan memberi komentar selama pertemuan dengan para pejabat di kompleks kepresidenan di ibukota Turki,Ankara, di mana ia menyatakan ketidaksenangannya pada beberapa pejabat yang menuduh bahwa Turki membeli minyak dari Daesh. Erdogan juga menekankan bahwa Turki memiliki sumber daya alam berupa minyak dan gas bumi yang diketahui oleh semua orang dan pemasok energi terbesar di negara itu adalah Rusia dan Iran.
 
Perdana Mentri Turki, Ahmet Davutoglu, juga menegaskan bahwa “Kami mengimpor gas yang kita butuhkan dari Azerbaijan, membeli minyak dari wilayah Irak utara, mendapatkan gas cair dari Aljazair dan Qatar. Mereka yang menuduh berbagai hal terhadap kami harus bisa membuktikan tuduhan mereka daripada terus menyebarkan rekayasa palsu melawan Turki.”
 
Mengenai melawan Daesh, Erdogan menambahkan bahwa: “Turki merupakan hampir satu-satunya negara di dunia yang mengambil sikap untuk memerangi Daesh secara serius, Turki adalah yang pertama untuk menyebut organisasi ini sebagai kelompok teroris pada tahun 2005, ketika mereka masih menggunakan nama lain, dan berubah nama sejak tahun 2013 dengan nama yang digunakan saat ini, kami terus menamakannya sebagai kelompok teroris dan akan terus melawannya.”
 
Erdogan menekankan bahwa Turki akan bertindak dengan tanpa toleransi dalam memerangi “organisasi teroris”, baik itu milisi Daesh serta gerakan teroris Kurdi KDP dan PKK.
 
Berkenaan dengan hubungan Turki-Rusia, Erdogan mengatakan bahwa kedua negara memiliki hubungan strategis yang membutuhkan solidaritas dan tidak mengancam satu sama lain.
 
Mengacu pada penyerangan brutal Rusia di Suriah, Erdogan mengatakan: “Kemarin, Anda (Rusia) menyerang truk bantuan kemanusiaan kami, yang mengakibatkan kematian tiga orang dan melukai tujuh orang lainnya. Dan dalam menghadapi ini, Anda menyatakan bahwa Anda sedang berjuang melawan Daesh. Maaf !, tapi Anda tidak sedang berjuang melawan Daesh. Pada faktanya, Anda membunuh sanak saudara kami yaitu orang-orang Turkomen dan berkoordinasi dengan rezim Suriah untuk membersihkan daerah Latakia utara dan membunuh warga sipil Suriah.”
 

 

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY