Erdogan : Pengungsi Suriah bisa mendapatkan kewarganegaraan Turki

21939

Turki akan menawarkan kepada pengungsi Suriah kesempatan untuk memperoleh kewarganegaraan, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan

Kilis, Turki

Jutaan warga Suriah yang tinggal di Turki akan memiliki kesempatan untuk menjadi warga negara Turki, yang memberi mereka tempat tinggal, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pada hari Sabtu.

Berbicara di provinsi Kilis, selatan Turki, yang berbatasan dengan Suriah dan tuan rumah lebih dari 120.000 warga Suriah, Erdogan mengatakan bahwa banyak dari warga Suriah yang saat ini tinggal di Turki ingin menjadi warga negara Republik Turki.

“Ada langkah-langkah Kementerian Dalam Negeri yang telah diambil berkaitan masalah ini,” katanya.

“Kami akan memberikan kesempatan untuk [memperoleh] kewarganegaraan dengan membantu saudara-saudara Suriah kami dengan monitoring melalui kantor-kantor yang didirikan oleh kementerian,” kata Erdogan.

” Turki adalah rumah Anda juga…, ” kata Erdogan, dan menambahkan bahwa batas emosional Turki melampaui batas resmi, dan mengucapkan terima kasih kepada warga Kilis untuk keramahan mereka dalam menyambut warga Suriah.

2014-10-21-gaziantep-07

Dengan populasi 129.000, kota yang hanya beberapa mil dari perbatasan Suriah adalah rumah bagi sekitar 120.000 pengungsi Suriah.

Mengacu pada krisis Suriah, yang berubah menjadi peperangan pada 2011 ketika pemimpin rezim Bashar al-Assad menumpas demonstran damai dengan brutal, Erdogan mengatakan Suriah tidak diberikan hak untuk menentukan pilihan mereka sendiri.

Erdogan menyatakan Bashar Assad adalah pihak yang paling bertanggungjawab untuk krisis Suriah karena ia telah membunuh warganya sendiri dengan senjata konvensional, bom dan tank.

Erdogan mengkritik kekuatan asing yang mendukung rezim Assad dan mengatakan Suriah akan menjadi negara bebas dan damai hari ini jika rezim Assad tidak didukung.

” Dunia masih tidak peduli terhadap Krisis Suriah, ” kata Erdogan, dan melanjutkan dengan mengatakan bahwa mereka mencoba untuk menyelesaikan masalah dengan menutup pintu mereka saat pengungsi Suriah berbondong-bondong ke perbatasan mereka.

 

 

Tentang sikap Turki terhadap Suriah, Erdogan mengatakan: “Bahkan hari ini kita masih membela prinsip-prinsip yang sama seperti yang kita bela enam tahun yang lalu dimana Kami mengatakan hal yang sama..”

Menjadi tuan rumah hampir setengah dari 4,2 juta warga Suriah yang mengungsi di wilayah tersebut selama tiga tahun terakhir, Turki telah menanggung bagian terbesar dari beban pengungsi.

Jumlah pengungsi Suriah yang tinggal di Turki telah melampaui jumlah populasi penduduk di 15 provinsi di Turki.

Dengan kontribusi hampir $ 9 miliar untuk bantuan kemanusiaan selama krisis Suriah yang sedang berlangsung, bantuan Turki untuk pengungsi Suriah telah 20 kali lebih banyak dari bantuan yang diterima dari organisasi internasional, menurut Perdana Menteri Otoritas Managemen Bencana & Darurat (AFAD)

Konflik di Suriah kini telah mendorong lebih dari 4 juta orang – seperenam dari penduduk negara itu – untuk mencari perlindungan di negara-negara tetangga, sehingga menjadi krisis pengungsi terbesar selama seperempat abad, menurut PBB.

Anadolu Agency & Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY