Erdogan : Pasukan Turki di Bashiqa siap untuk kemungkinan apapun

3511

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, pada hari Jumat menyatakan operasi terbaru tentara Turki di kamp Bashiqa-Iraq, ​​yang berakhir dengan tewasnya 17 militan Daesh, menunjukkan bahwa Turki benar dalam keputusannya mengirimkan personil militernya di kamp.
Ankara mengerahkan batalion militer pada awal Desember ke kamp Bashiqa dekat dengan kota Mosul, yang dikuasai Daesh. Batalion itu dimaksudkan untuk menggantikan kontingen yang bertugas melatih pasukan Garda Nasional di Mosul untuk pertempuran merebut kembali Mosul dari kelompok teroris, yang merebut kota itu pada 2014.
Pada Kamis malam kelompok teroris menyerang pasukan Turki di kamp dengan peluncur roket “Katyusha” buatan Rusia. Militer Turki membalas serangan dengan kontra ofensif dan menewaskan 17 anggota kelompok. Tidak ada cedera atau korban jiwa yang dilaporkan dari tentara Turki.
“Dengan melumpuhkan hingga 17 militan Daesh dan tanpa ada korban dari militer kita, menunjukkan bahwa langkah kami mengirim personil militer ke kamp Bashiqa sudah tepat”, Erdogan mengatakan kepada wartawan setelah shalat Jumat di Istanbul.
Presiden Turki menggarisbawahi Angkatan Bersenjata Turki di kamp siap setiap saat untuk segala jenis situasi.
Di mengenai serangan terhadap wilayah berpenduduk Turkmen di Bayırbucak, Erdogan menyerukan kekuatan Koalisi untuk mengambil tindakan terhadap agresi dan menambahkan bahwa Rusia menargetkan serangan ke Turkmens bukan kepada militan Daesh, seperti klaim Moskow.

Yeni Şafak

 

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY