Dukungan Turki untuk FSA di Suriah akan terus berlanjut

5269

Menteri Pertahanan Fikri Isik mengatakan dukungan untuk Tentara Pembebasan Suriah (FSA) sebagai bagian dari Operasi Eufrates Shield akan terus berlanjut.

Eskisehir, Turki

Turki belum berencana untuk mengerahkan infanteri mereka ke Suriah, menteri pertahanan Turki mengatakan pada hari Rabu, menambahkan dukungan untuk FSA sebagai bagian dari Operasi Eufrates Shield akan terus berlanjut.

Berbicara kepada wartawan di kota Eskisehir, barat laut Turki, Fikri Isik mengatakan: “Kami menyediakan dan akan terus memberikan semua jenis dukungan yang diperlukan untuk FSA, tapi hari ini kami belum memiliki rencana untuk berpartisipasi dalam operasi dengan infanteri kami. ”

Isik mengatakan Operasi Eufrates Shield akan berlanjut sampai “Turki menjamin keamanannya.”

Isik mengatakan untuk menjamin keamanan di perbatasan berarti wilayah yang dibebaskan sampai ke arah selatan Al-Bab Suriah – sekitar 30 kilometer (19 mil) dari perbatasan Turki.

Namun, Isik mengatakan rencana Turki untuk saat ini adalah melakukan kerjasama dengan FSA dan belum ada rencana mengirim infanteri Turki.

“Kami tidak berpikir untuk berpartisipasi dalam operasi dengan infanteri kami. Keikutsertaan FSA meningkat setiap harinya. Tanah ini (Suriah) adalah tanah mereka. “katanya.

Menteri mengatakan harapan Turki agar FSA dan “oposisi moderat” mampu membersihkan Daesh dan YPG.

Operasi Eufrates Shield dimulai bulan lalu dimana pejuang FSA didukung oleh Angkatan Bersenjata Turki, mengambil alih kota Jarabulus dari Daesh.

Sebuah wilayah dengan total luas 900 kilometer persegi (347 mil) dari Suriah utara telah dibersihkan dari teroris pada Senin pekan ini, militer Turki mengatakan.

Turki mengatakan Operasi Eufrates Shield bertujuan memperkuat keamanan perbatasan, mendukung pasukan koalisi dan menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh organisasi teror, terutama Daesh.

Operasi ini sejalan dengan hak negara untuk membela diri sesuai dengan perjanjian internasional dan mandat yang diberikan kepada angkatan bersenjata Turki oleh parlemen pada tahun 2014, yang telah diperpanjang satu tahun lagi di September 2015.

Anadolu Agency

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY