Bukti kuat keterlibatan rezim Assad dalam ledakan bom mobil yang membunuh ratusan orang di Al Rashidin

165

Korban meninggal dari kelompok pejuang Jaysh al-Fatah yang mengawal konvoi bus keluar dari Foua dan Kefraya naik menjadi 100 orang di samping puluhan lainnya terluka akibat ledakan bom mobil di Al Rashidin, barat Aleppo.

Setidaknya 30 pejuang Jaysh al-Fatahh meninggal alam serangan itu, bersama dengan puluhan orang dari Foua dan Kafaraya yang berada di daerah al-Rashedin di Aleppo Barat, dalam persiapan untuk pertukaran dengan warga yang dievakuasi dari Madaya dan Zabadani yang dikepung oleh rezim Assad.

Beberapa mobil yang membawa makanan masuk dari daerah Aleppo yang dikuasai rezim, dan 20 menit setelah kedatangannya ke stasiun bus di mana banyak pejuang Jaysh al-Fatah berada sebagai kelompok yang bertanggung jawab untuk mengamankan bus, mobil yang dipasangi bom meledak. Saat kejadian tidak ada mobil yang bisa lewat dari wilayah oposisi menuju daerah al-Rashidin karena prosedur keamanan yang ketat, menurut Abu al-Abed, seorang pemimpin Jaysh al-Fatah kepada koresponden ElDorar.

Proses pertukaran dihentikan selama satu hari karena pelanggaran persyaratan perjanjian oleh pihak Iran dan Hizbullat, di mana 1.300 milisi Assad dari al Fouaa dan Kefraya seharusnya berangkat dalam konvoi pertama, tapi hanya 650 orang dari 5000 orang berada di konvoi pemberangkatan pertama.

ElDorar AlShamia

 

Berikan Tanggapan Anda...

comments