Berdalih Melawan Terorisme, ‘Israel’ Menembak dan Menghukum Gadis Palestina Selama 13 Tahun

503
Nourhan Awad,16 tahun,remaja Palestina yang divonis penjara 13 tahun oleh pemerintah 'Israel'
Nourhan Awad, remaja Palestina berusia 16 tahun divonis 13 tahun penjara dan denda sebanyak 30.000 Shekel oleh pengadilan ‘Israel’ karena dituduh merencanakan pembunuhan terhadap warga Yahudi.

Aparat ‘Israel’ menangkap Nourhan Awad pada tanggal 23 November 2015 lalu setelah menembak dan membunuh saudara sepupunya bernama Haadel Awad di Jalan Jaffa, kota al-Quds, karena diduga hendak menikam warga ‘Israel’. ‘Israel’ bahkan melakukan interogasi ketika Nourhan masih dalam perawatan intensif.

 

Nourhan Awwad dan sepupunya Hadeel Wajih Awad (ketika Hadeel masih hidup)
Nourhan Awad (kanan depan) dan sepupunya Hadeel Wajih Awad (tengah belakang-ketika masih hidup)

 

Hadeel dan saat ia tergeletak di jalanan pasca ditembak oleh warga 'Israel' November 2015
Hadeel dan saat ia tergeletak di jalanan pasca ditembak oleh warga ‘Israel’ November 2015

 

Pengacara Mufid al-Haj mengatakan: “Israel tidak memperlakukan anak-anak Palestina seperti anak-anak lainnya. Alih-alih melawan terorisme mereka memperlakukan anak-anak kami seperti kriminal.”

Menurut informasi Ketua Komite Keluarga Tahanan al-Quds Amjad Asib, saat ini ada 13 perempuan dari al-Quds yang mendekam di penjara, empat diantaranya adalah remaja dibawah 18 tahun.

Suara Palestina News Agency

Berikan Tanggapan Anda...

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY