Bandar Udara Sanaa ditutup setelah koalisi Arab memulai serangan udara menggempur posisi Houthi 

1988

Bandara Internasional Sanaa telah ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut, Saba News Agency melaporkan.

Saba News mengutip sebuah sumber di Otoritas Penerbangan Sipil mengatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk menutup bandara selama tiga hari setelah koalisi yang dipimpin Saudi memulai serangan udara terhadap posisi-posisi pemberontak Houthi di dekat bandara.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Yaman Airways telah menginformasikan di kantor dan kepada calon penumpang tentang keputusan ini.

Serangan udara koalisi menggempur istana presiden dan pangkalan militer di Sana’a yang dikuasai milisi Houthi, serta basis Garda Republik di daerah Arhab dekat bandara.

Middle East Monitor

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY