Arab Saudi berencana membeli drone UAV buatan Turki

68

Arab Saudi dilaporkan tertarik untuk mengakuisisi enam pesawat tak berawak ANKA (UAV) yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) dan dua stasiun kontrol darat, sebuah laporan oleh Berita Pertahanan mengatakan kemarin.

Menurut laporan tersebut, Görkem Bilgi, manajer departemen pemasaran dan komunikasi perusahaan di TAI, mengatakan bahwa pembicaraan dengan Arab Saudi telah berlangsung sejak 2013 namun belum ada kontrak resmi yang ditandatangani.

Bilgi mengatakan Saudi memiliki beberapa persyaratan mengenai masalah pengintaian dan bahwa negosiasi untuk bagian kesepakatan ini sedang berlangsung. Dia menambahkan bahwa alih teknologi juga dibahas dalam lingkup kesepakatan.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa sumber lain yang dekat dengan pengambil keputusan kesepakatan tersebut mengatakan bahwa harga minyak yang rendah menyebabkan permintaan Saudi untuk dapat mengurangi biaya pesawat. Di sisi lain, Bilgi dikabarkan menekankan keterbukaan perusahaan terhadap masalah ini.

Desain pesawat tak berawak buatan Turki pertama, ANKA, saat ini digunakan oleh Angkatan Bersenjata Turki (TSK), sementara 10 pesawat tak berawak lainnya diperkirakan akan dikirim pada 2018, kata laporan tersebut.

ANKA, sebuah sistem pesawat udara kelas Medium Altitude Long Endurance (MALE), dapat berfungsi siang dan malam untuk pengintaian segala cuaca, deteksi target dan identifikasi dan misi intelijen dengan muatan EO / IR dan SAR, yang menampilkan kemampuan penerbangan otonom, termasuk lepas landas dan mendarat otomatis.

Ini mencakup mesin bahan bakar berat dan sistem perlindungan es elektro-expulsif dengan stasiun kontrol darat yang canggih dan dual datalink yang memungkinkan keamanan dan kemudahan operasional. Sistem ini dapat diupgrade dengan stasiun eksploitasi gambar yang dapat diangkut, relay radio, terminal video jarak jauh dan Satcom.

TAI adalah eksportir industri pertahanan dan penerbangan terbesar di Turki selama enam tahun terakhir, menurut evaluasi Majelis Eksportir Turki (TİM) pada 2016.

TAI memimpin teknologi kedirgantaraan terdepan di Turki dan masuk dalam jajaran 100 besar pemain global di bidang kedirgantaraan dan pertahanan. Perusahaan ini memiliki lima area operasi, termasuk aero-structure, plane, helicopter, UAV dan sistem ruang angkasa.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY