Anak Khashoggi Meminta Pengembalian Jasad Ayahnya,Ingin Menguburnya di Madinah

147

Anak-anak dari wartawan senior Saudi Jamal Khashoggi meminta untuk dikembalikannya jasad Ayah mereka dan mengatakan bahwa mereka ingin kembali ke Arab Saudi untuk menguburkannya.

Dalam sebuah wawancara dengan media CNN, Shalah dan Abdullah Khashoggi mengatakan bahwa tanpa melihat dan menguburkan tubuh Ayah mereka,keluarga mereka tidak dapat menangani rasa duka dan beban psikologis atas kematian Ayah mereka.

“Ini bukan situasi normal,ini bukan kematian normal sama sekali. Semua yang kami inginkan saat ini adalah untuk menguburkan Ayah kami di Al-Baqi (pemakaman) di Madinah (Arab Saudi) dengan anggota keluarganya yang lain,” kata Shalah Khashoggi seraya melanjutkan, “saya memiliki hak untuk meminta hal ini dan saya hanya berharap dapat segera dilaksanakan.”

Jamal Khashoggi adalah seorang kolumnis media Washington Post yang telah bersikap kritis terhadap pemerintah Saudi dan penguasa de facto nya,Putra Mahkota Mohammed bin Salman,dibunuh setelah ia memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada tanggal 2 Oktober.

Pihak berwenang Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi dibunuh dalam aksi yang direncanakan,  setelah sebelumnya kerajaan Saudi menyangkal adanya pembunuhan tersebut. Para pejabat Turki dan beberapa anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi yang memerintahkan pembunuhan itu,sebuah klaim yang dialamatkan ke kerajaan Arab Saudi.

Tubuh Khashoggi hingga saat berita ini ditulis belum lah ditemukan. Sementara itu,otoritas Saudi menyatakan mereka sedang melakukan penyelidikan resmi.

Milioner Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal,seorang pengusaha internasional,mengatakan pada hari Ahad pekan lalu (04/11) bahwa penyelidikan akan membebaskan pemimpin negara itu.

Shalah Khashoggi pada 24 Oktober bertemu dengan Putra Mahkota dan Raja Salman di Riyadh untuk menerima belasungkawa bersama dengan anggota keluarga Khashoggi lainnya. Shalah berangkat ke Washington sehari kemudian, dan wawancara antara dirinya dengan CNN adalah komentar pertamanya di depan publik.

Shalah mengatakan bahwa Raja Salman meyakinkan dirinya bahwa pelaku yang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi akan dibawa ke pengadilan.

“Kami hanya perlu memastikan bahwa Ayah kami ada dalam damai,” kata Shalah tentang Ayahnya. “Sampai sekarang, saya masih tidak percaya Ayah sudah mati. Ini tidak dapat diterima dalam diri saya secara emosional,” katanya, menambahkan bahwa ada banyak “informasi yang salah” tentang keadaan kematian Ayahnya.

Seseorang mengatakan kepadanya bahwa Ayah mereka dituduh sebagai seorang pendukung Ikhwanul Muslimin, hal ini adalah tidak benar.

Ditanya bagaimana anak-anaknya mengenang sosok Jamal Khashoggi,Shalah menjawab bahwa Ayahnya adalah seorang pria moderat yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan semua orang,seorang pria yang mencintai negaranya,yang sangat percaya dengan dirinya dan potensi-potensi yang ia miliki.

Shalah menegaskan, “Jamal tidak pernah menjadi seorang pembangkang. Beliau percaya pada monarki Saudi,karena itu adalah hal yang membuat negara ini bersatu. Beliau yakin bahwa Saudi berada dalam transformasi yang sedang terjadi.”

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY