55 milisi Syiah Houthi tewas dalam pertempuran di wilayah selat Bab Al-Mandab Yaman

658

ADEN: Setidaknya 55 milisi Syiah Houthi tewas dalam dua hari pertempuran sengit antara pasukan Yaman dan pemberontak Syiah Houthi dekat selat strategis Bab Al-Mandab, para pejabat militer mengatakan padaq hari Minggu.

Pasukan pemerintah melancarkan serangan hari Sabtu, merebut kembali distrik pesisir Dhubab, hanya 30 kilometer (20 mil) sebelah utara selat Bab Al-Mandab yang menghubungkan Laut Merah dan Samudera Hindia.

Sejak itu setidaknya 55 Houthi telah tewas dalam pertempuran dan 72 lainnya luka-luka, kata sumber-sumber militer dan medis.

Bentrokan sejak Sabtu juga telah menyebabkan 13 pasukan pro pemerintah Yaman terbunuh, termasuk seorang jenderal militer Brigjen Abdul Aziz Al-Majidi, seorang komandan pasukan pro pemerintah Yaman.

Mereka mengatakan pertempuran masih berlangsung hari Minggu dimana pasukan pro pemerintah Yaman berusaha untuk merebut kembali pangkalan militer utama di wilayah Dhubab dari milisi Houthi.

Pangkalan militer al-Omari terletak di daerah pegunungan yang menghadap jalan pesisir yang menghubungkan wilayah Bab al-Mandab dengan Dhubab, dan membuka jalan menuju wilayah yang dikuasai milisi Houthi di pelabuhan Hudaida di Laut Merah.

Milisi Houthi dan pro Saleh, pada hari Minggu menembakkan dua rudal balistik yang berhasil dihadang oleh koalisi yang dipimpin Saudi yang mendukung pemerintah Yaman, kata sumber militer loyalis.

Ranjau darat yang ditanam oleh milisi Houthi telah memperlambat kemajuan pasukan pemerintah, kata para pejabat militer.
Pemerintah dan koalisi yang dipimpin Saudi merebut kembali selat Bab Al-Mandab pada bulan Oktober 2015, mendorong para pemberontak yang didukung Iran lebih jauh ke utara.

Namun pemberontak masih menguasai hampir semua pantai di Laut Merah Yaman utara, yang menjadi ancaman bagi pelayaran internasional.
Pada bulan September dan Oktober, dua kapal perang AS dan kapal Uni Emirat Arab yang disewa oleh koalisi Arab menjadi sasaran tembakan rudal dari wilayah yang dikuasai pemberontak Houthi.

Pasukan pro-pemerintah merebut Dhubab pada awal Oktober 2015, namun para pemberontak berhasil merebut kembali daerah tersebut pada bulan Februari.

Konflik Yaman telah menewaskan lebih dari 7.000 orang sejak intervensi militer koalisi dimulai pada Maret 2015, menurut PBB.

Arab News

Berikan Tanggapan Anda...

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY