40.000 warga Suriah terpaksa mengungsi akibat serangan rezim di Aleppo

1708

Sekitar 40.000 warga sipil Suriah terpaksa mengungsi akibat serangan rezim di dekat Aleppo, kelompok pematau melaporkan pada hari Kamis. Turki memperingatkan akan adanya gelombang puluhan ribu pengungsi.

Eksodus di mulai pada hari Senin setelah pasukan rezim memulai operasi yang telah memutus rute utama pasokan oposisi ke kota dan menembus pengepungan oposisi di dua kota yang dikuasai rezim, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan.

Di London, di mana sebuah konferensi donor untuk Suriah ditunda, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu, seperti diketahui bahwa pemerintah Turki sangat sengit menentang rezim Suriah, juga menyuarakan keprihatinan atas sejumlah besar warga yang terpaksa melarikan diri dari serangan militer rezim.

“Sekarang 10.000 pengungsi baru menunggu di depan pintu Kilis karena pemboman udara dan serangan terhadap Aleppo,” katanya, mengacu pada sebuah kota Turki di perbatasan Suriah.

Dia menambahkan bahwa “60.000 sampai 70.000 orang di kamp-kamp di utara Aleppo bergerak menuju Turki.”

Observatorium yang berbasis di Inggris mengatakan para pengungsi telah bergerak ke berbagai bagian di provinsi Aleppo, termasuk kota Kurdi Afrin, sekitar 20 kilometer (12 mil) barat laut dari daerah di mana serangan telah terjadi.

Sisanya telah berlindung di bagian barat provinsi, dimana kota-kota disana tidak mampu manampung dan beberapa terpaksa tinggal di tempat terbuka, kata SOHR.

Ribuan lainnya telah melarikan diri ke kota utara Azaz atau mengungsi di lahan terbuka terdekat di sepanjang perbatasan dengan Turki,  kata direktur SOHR Rami Abdel Rahman.

Pasukan rezim Suriah dan milisi pro-rezim memulai serangan di utara kota Aleppo pekan ini, didukung oleh serangan udara Rusia.

Serangan itu telah memotong jalur suplai utama oposisi dari perbatasan Turki ke timur kota Aleppo, dan menembus pengepungan di kota-kota Nubol dan Zahraa di sepanjang rute yang sama.

Al Arbiya

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY